Hummingbird

Sekitar 300an spesies hummingbird memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari hummingbird raksasa, dengan panjang sekitar 20 cm, hingga ke hummingbird lebah, dengan panjang sekitar 5 cm. Hummingbird bisa berputar pada poros sayapnya hingga mencapai sudut yang luar biasa, dan sayapnya berkepak sesuai dengan pola angka delapan. Hal ini memungkinkan si hummingbird terbang di tempat dan juga terbang ke arah belakang (dengan cara menggerakkan sayap-sayapnya secara melingkar di atas kepalanya), terband ke samping, dan bahkan terbang terbalik (kepala di bawah).

Paruhnya yang panjang dan tipis didesain untuk mencari makan di antara nektar-nektar bunga; lidahnya memiliki dua kantong yang ia pakai untuk menyimpan nektar. Lidah ini bisa keluar masuk dengan frekuensi 13 kali per detik, dan lidah ini disimpan dengan cara dilipat di bagian belakang kepala burung. Lidahnya ini juga bergerigi supaya ia dapat menyapu serangga dari dalam bunga yang ia incar.

Hummingbird Anna adalah burung tercepat di bumi. Ketika ia melakukan tukikan ke bawah dari 30 meter di atas tanah, dalam upayanya untuk menarik perhatian betina, hummingbird jantan ini merasakan lebih dari sembilan kali gaya gravitasi, dengan kecepatan relatif 385 panjang badan per detik, yang adalah dua kali lipat kecepatan pesawat jet tempur dalam kecepatan puncak atau pesawat ulang-alik ketika memasuki kembali atmosfir bumi. Hummingbird berdada merah terbang non-stop sejauh 450 mil menyeberangi Gulf of Mexico dalam waktu 20 jam, mengepakkan sayapnya yang kecil hampir 3 juta kali dalam perjalanan yang mengesankan itu.

Sumber: Way of Life / Graphe Ministry