Kristen Alkitabiah

Artikel Kristen, Berita Kristen dan Belajar Alkitab

AlkitabBelajar AlkitabBible Study

Perbedaan Antara Mujizat dengan Karunia Melakukan Mujizat

KristenAlkitabiah – Mujizat tidak berhenti karena Tuhan tetap menjawab doa anak – anakNya. Tetapi “karunia melakukan mujizat” sudah berhenti. Karena karunia melakukan mujizat adalah bukti kerasulan (2 Korintus 12:12 “Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.”)

Sesuatu yang membuktikan bahwa seorang adalah rasul Tuhan sudah seharusnya tidak dimiliki oleh orang yang bukan rasul. Itulah sebabnya ketika Paulus jalan dengan Barnabas hanya Paulus yang melakukan mujizat, dan ketika Paulus jalan dengan Silas, hanya Paulus saja yang melakukan mujizat. Posisi rasul hanya pada Paulus, Silas dan Barnabas bukanlah rasul. Silas hanya seorang pemberita Injil.

Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. (Kisah Para Rasul 2:43)
Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. (Kisah Para Rasul 5:12)

Jelas tertulis dalam ke dua ayat tersebut bahwa hanya para rasul yang mengadakan mukjizat. Tentu Tuhan memiliki maksud mengapa hanya para rasul yang diberikan kuasa melakukan mujizat. Melihat dari berbagai tulisan di dalam Alkitab, dapat disimpulkan bahwa alasan Tuhan memberikan para rasul kuasa melakukan mukjizat adalah karena mereka sedang mengajar orang-orang di jaman itu dan menulit Firman Tuhan untuk kita. Semua pengajaran Rasul adalah firman Tuhan, inilah yang menjadi dasar diterimanya 27 kitab Perjanjian Baru sebagai firman Tuhan.

Alkitab hanya mencatat peristiwa mukjizat yang terjadi di kalangan bukan rasul pada Stefanus dan Filipus. Meskipun tidak tertulis mukjizat apa yang dilakukan. Dari hal ini perlu melihat penulisan Alkitab secara keseluruhan. Ayat – ayat di Alkitab tidak bertentangan satu dengan yang lainnya. Mujizat terjadi oleh Stefanus dan Filipus karena Tuhan menjawab doa. Saat ini tidak ada lagi kuasa melakukan mujizat, karena tidak ada lagi pribadi rasul yang diperlukan. Mereka yang menyatakan mampu melakukan mukjizat perlu diwaspadai sebagai mesias dan nabi palsu. Meski begitu mukjizat masih terjadi sebagai jawaban atas doa. Harus dibedakan antara MUJIZAT SEBAGAI JAWABAN DOA dan KUASA MELAKUKAN MUKJIZAT.

Telah dinubuatkan dalam Matius 24:5, 23 – 25 bahwa akan ada mesias palsu yang akan melakukan mukjizat dan menggunakan nama Yesus. Iblis akan menggunakan segala cara agar orang disesatkan.

Matius
24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

Jika kita memahami Alkitab dengan baik, kita akan memahami bahwa:
1. Yesus Kristus mengadakan mujizat adalah bukti bahwa Ia adalah Mesias yang dinubuatkan dalam Yesaya 35:5-6. Itulah jawabanNya kepada murid Yohanes yang bertanya, apakah Dia atau mereka harus menunggu lagi.
2. Para Rasul melakukan mujizat sebagai bukti bahwa mereka adalah Rasul Yesus Kristus yang sedang menyampaikan firman Yesus Kristus (2 Korintus 12:12)
3. Di akhir zaman, para pembuat mujizat sesungguhnya sedang MEMBUKTIKAN bahwa mereka adalah penggenap Matius 24:5, 23-25, dan 2 Tesalonika 2:9-12, yang menubuatkan bahwa akan datang Mesias Palsu dan nabi palsu yang akan menyesatkan orang dengan mujizat dan tanda-tanda yang dahsyat. Sesuai Matius 7:22-23 mereka ini akan dienyahkan, bukan karena Tuhan tidak maha tahu sehingga tidak mengenal mereka, tetapi maksudNya karena mereka bukan milikNya, melainkan milik yesus yang lain (2 Korintus 11:4).

2 Korintus 12:12
Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.

2 Tesalonika
2:9 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
2:10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
2:11 Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,
2:12 supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.

Umat kristen harus cerdik dan mampu menilai, untuk menyebarkan penyesatan tentu iblis tidak menggunakan pihak dari agama lain. Namun justru menggunakan orang – orang yang menyamar sebagai pengikutnya.

Sumber: DR. SUHENTO LIAUW, DRE., TH.D.

KristenAlkitabiah.com sudah berdiri sejak 2009, dengan dibiayai dari dana pribadi dan iklan.

Ijinkan iklan tampil di browser kamu untuk membantu pembiayaan situs ini.