Author Archives: Oka Bagas S

Pengujian terhadap Bahasa Roh (Bahasa Lidah)

Bagaimana cara membedakan bahasa roh dari Allah dan bahasa roh yang bukan dari Allah? Bahasa Roh yang berasal dari Allah sudah pasti sesuai dengan Alkitab. Tidak mungkin Bahasa Roh yang dari Tuhan, bertentangan dengan Firman yang tertulis di dalam Alkitab. Paulus telah memberitahukan ciri-ciri Bahasa Roh dari Allah, yaitu :   1 Dua sampai tiga orang saja “Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang (1 Kor 14:27a).” Bahasa roh yang berasal dari Tuhan, hanya

Jangan membunuh kok membunuh?

“Jangan membunuh (Kel 20:13)” Musa diperintah oleh Allah supaya naik ke Gunung Sinai. Musa diberi oleh Allah dua loh batu. Dua loh batu itu berisi 10 perintah Allah. Perintah ini diberikan kepada Musa untuk orang-orang Israel. Salah satu isi perintahnya tertulis “Jangan membunuh.” Secara literal, bangsa Israel dilarang membunuh siapapun. Apabila melihat sejarah perjalanan Israel dari waktu ke waktu. Tercatat bahwa Israel sering berperang dengan bangsa-bangsa lain. Israel berperang dengan orang Filistin, Moab, Asyur, Babel, dll. Ketika berperang, pasti terjadi

Orang Kristen dan Hukum Taurat

“Demikianlah bagi orang Yahudi, aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah Hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah Hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah Hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah Hukum Taurat. Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah Hukum Taurat, aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah Hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar Hukum Allah,

Pandangan yang benar VS Pandangan yang salah

1 Petrus 4:5 (TB) Tetapi mereka harus memberi pertanggungan jawab kepada Dia, yang telah siap sedia menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Tetapi mereka harus memberi pertanggungan jawab kepada Dia, yang telah siap sedia menghakimi orang yang hidup dan yang mati — Bagian ayat ini memberitahu bahwa di masa depan akan ada penghakiman. Dalam penghakiman tersebut, semua orang akan mempertanggungjawabkan segala hal yang telah mereka lakukan semasa hidupnya. Kata “Mereka” yang dimaksud oleh Rasul Petrus ialah mereka yang belum

3 Jenis Manusia dalam Alkitab

1 Petrus 4:3-4 (TB)  Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang. Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu.   Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah — Ayat ini berbicara mengenai

Keuntungan Dari Kematian

1 Petrus 4:1-2 (TB) Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, — karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa —, supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah. Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian — Surat Petrus merupakan surat yang ditujukan kepada jemaat-jemaat di perantauan yang mengalami penganiayaan. Di

Apakah Baptisan Menyelamatkan ?

baptisan

1 Petrus 3:21-22 (TB) Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan — maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah — oleh kebangkitan Yesus Kristus, yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya. Topik mengenai baptisan merupakan topik yang sampai sekarang masih hangat utk diperdebatkan. Gereja-gereja golongan tertentu memakai ayat ini untuk mendukung pengajaran mereka bahwa “Baptisan menyelamatkan.”