Tag Archives: pernikahan sesama jenis

Google Berkampanye Dukung Homoseksualitas

Dikutip dari situs chip.co.id dalam “Google Resmi Kampanye Dukung Homoseksualitas” yang dipublikasikan 9 Juli 2012: Setelah Facebook memperkenalkan ikon untuk pernikahan sesama jenis beberapa waktu lalu, kali ini giliran Google meluncurkan kampanye bertajuk “Legalise Love” dalam konferensi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di London hari ini. Google menetapkan Singapura dan Polandia sebagai target pertama kampanye agar mendekriminalisasi homoseksualitas.Melalui websitenya, Google menjelaskan merupakan suatu panggilan untuk mengenyahkan homophobia dan dekriminalisasi homoseksualitas di seluruh dunia.

Aktivis Homoseksual: Kristen Baptis Adalah Teroris Suci

Dalam serangan yang terus menerus ditujukan kepada siapapun yang menentang homoseksualitas pada level manapun, untuk alasan apapun, seorang aktivis hak homoseksual telah menyebut kelompok Baptis Selatan sebagai “teroris-teroris suci” karena membuat resolusi menentang hak khusus bagi homoseksual. Resolusi tersebut, yang diterima hampir secara sepenuhnya di pertemuan tahunan Konvensi (Baptis Selatan) pada bulan Juni di New Orleans, mengatakan bahwa pernikahan adalah “persatuan eksklusif antara satu laki-laki dan satu perempuan” dan “semua tindakan seksual di luar pernikahan adalah berdosa.”

Starbucks Dukung Pernikahan Homoseksual

Starbucks, yang bermarkas di Seattle, telah sejak dulu meninggikan diri melawan Allah dan hukum-hukumNya. Pada tahun 2007, perusahaan ini mencetak slogan-slogan anti-Allah di sebagian gelas-gelas kopi mereka. Pada bulan Januari tahun ini, Starbucks adalah salah satu perusahaan besar yang mendukung hukum “pernikahan” homoseksual di negara bagian Washington. Dalam sebuah pernyataan yang dikirim kepada semua pegawainya, Starbucks mengatakan bahwa hukum ini “adalah inti dari siapa kita dan apa yang kita hargai” (CNSNews, 27 Jan. 2012). Kini, Presiden dan Direktur Utama Starbucks,

Washington Setujui RUU Pernikahan Sejenis

Tampaknya tidak lama lagi sekulerisme akan melanda seluruh amerika, kini washington turut menyetujui perihal pernikahan sesama jenis. Anggota Senat negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS) telah menyetujui pengajuan rancangan undang-undang (RUU) yang melegalkan pernikahan sejenis di wilayah tersebut. Ini berarti Washington tinggal selangkah lagi untuk mengikuti 6 negara bagian lainnya yang telah melegalkan pernikahan kaum gay.

Australia Mengesahkan Jenis Kelamin Waria

Kejutan dari pemerintah Australia. Kini di paspor yang dikeluarkan negara Kangguru itu ada tiga pilihan gender, yaitu laki-laki, perempuan, dan ‘belum ditentukan’. Pilihan tiga opsi gender ini, menurut pemerintah Australia, untuk menghilangkan diskriminasi atas individu yang menempuh jalan transgender. Dengan demikian, transgender Australia kini dapat menyantumkan pilihan mereka di paspor dengan tanda ‘X’. Tapi, ada syaratnya. Ketegasan kelamin transgender itu harus punya bukti medis, dalam hal ini surat dari dokter.

Warga Australia Tolak Pernikahan Sesama Jenis

Dalam sebuah petisi yang diambil di Australia, lebih dari 52.000 warga Australia, kebanyakan pemilih beragama Kristen sudah meneken petisi untuk senat agar mempertahankan definisi pernikahan antara seorang lelaki dengan seorang perempuan. Dalam wawancara dengan Xinhua pada Sabtu (27/8/2011), Managing Director Lobi Kristen Brigadir Jenderal Jim Wallace mengemukakan hal itu. “Pemilih beragama Kristen mendukung pernikahan tradisional yakni antara seorang lelaki dengan seorang perempuan,” kata Wallace. Lebih lanjut, Wallace menambahkan dukungan itu penting untuk menunjukkan kalau orang Australia percaya pernikahan antara seorang

Pendeta Homoseksual Malaysia Hendak Menikah

Ouyang Wen Feng (41), seorang pendeta di Malaysia, yang pada 2006 lalu mengumumkan dirinya sebagai seorang homoseksual, baru-baru ini menyatakan akan menikahi pacar prianya, Phineas Newborn III (47), seorang produser musik Broadway yang berkewarganegaraan Amerika Serikat. Rencananya, pernikahan tersebut akan diadakan pada akhir Agustus atau awal Septermber tahun depan di New York. Selanjutnya, resepsi pernikahan di Kuala Lumpur, Malaysia. “Saya percaya, saya berhak minimal ini adalah hak mendasar saya untuk berbagi kebahagian dengan teman-teman dengan makan malam bersama, bahkan di