Pendeta Homoseksual Malaysia Hendak Menikah

Ouyang Wen Feng (41), seorang pendeta di Malaysia, yang pada 2006 lalu mengumumkan dirinya sebagai seorang homoseksual, baru-baru ini menyatakan akan menikahi pacar prianya, Phineas Newborn III (47), seorang produser musik Broadway yang berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Rencananya, pernikahan tersebut akan diadakan pada akhir Agustus atau awal Septermber tahun depan di New York. Selanjutnya, resepsi pernikahan di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Saya percaya, saya berhak minimal ini adalah hak mendasar saya untuk berbagi kebahagian dengan teman-teman dengan makan malam bersama, bahkan di Malaysia,” kata Pendeta Feng melalui email kepada AFP.

Sementara, pacar Pendeta Feng, menceritakan bagaimana Pendeta Feng melamarnya. “Ia mengajak saya ke gereja dan menuliskan sebuah lagu untukku. Setelah itu, ia tiba-tiba melamarku.”

Rencana pernikahan Pendeta Feng menghebohkan Malaysia, sebab hukum di Malaysia sendiri tidak memperbolehkan pernikahan sejenis.

Kecaman pedas datang dari Menteri Urusan Islam Malaysia, Datuk Seri Jamil Khir Baharom. Menurutnya, jika Pendeta Feng tetap melanjutkan pernikahannya itu, maka akan menimbulkan masalah-masalah sosial.

“Ini adalah salah satu prinsip liberal, mereka percaya pada kebebasan atas nama hak-hak asasi manusia ekstrim,” kata Baharom. “Kami setuju dengan hak asasi manusia, tetapi hal ekstrim seperti yang memungkinkan laki-laki menikahi sesama laki-laki akan menciptakan berbagai masalah sosial.”

Pendeta Feng melayani di Gereja Komunitas Metropolitan. Gereja ini merupakan bagian dari sebuah organisasi Kristen internasional yang berupaya untuk menjangkau semua kalangan, termasuk kaum homoseksual, biseksual dan transseksual.

Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan,
karena itu suatu kekejian.(Imamat 18:22)

Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan,
jadi keduanya melakukan suatu kekejian,
pastilah mereka dihukum mati
dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri. (Imamat 20:13)

Sumber: Reformata