Tag Archives: Pengrusakan Gereja

Gereja Methodist Riau Dibakar

Gereja Methodist Indonesia (GMI) di Riau di bakar massa. Gereja di kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau itu hangus dibakar massa pada 2 Agustus 2011 pukul 22.30 kemarin. Seperti dilansir KBR68h peristiwa ini adalah kali ketiga gereja di Riau di bakar orang-orang yang tak cinta kedamaian itu. Juru Bicara Kepolisian Riau, Syarif Pandiangan mengatakan, pembakaran gereja merupakan kali ketiga dalam dua hari berturut-turut. Menurut keterangan saksi, Gereja Methodist Indonesia dibakar pada pukul 22.30 WIB.

GKI Yasmin Masih Beribadah di Trotoar

Meski mendapat penolakan dari warga Curug Mekar dan  Cijahe, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jemaat Gereja Kristen Indonesia Yasmin tetap melakukan ibadah di atas trotoar jalan Abdullah bin Nuh karena hingga kini pembangunan gerejanya masih terus dihalangi oleh Pemkot Bogor. Proses peribadatan berakhir sekira pukul 09.30 WIB. Usai beribadah para jemaat langsung membubarkan diri dengan penjagaan ketat petugas Polres Bogor Kota. Sementara itu, ratusan warga yang menolak pelaksanaan ibadah di trotoar, membubarkan diri juga. Kapolres Bogor Kota AKBP Hilman mengatakan,

Gereja Senegal Dibakar

Dikutip dari Republika Senin, 27 Juni 2011 dalam berita yang berjudul “Lawan Kristenisasi, Massa di Senegal Bakar Gereja”. Sebanyak seratus pemuda membakar sebuah gereja di Jehovah. Tidak hanya itu, mereka juga membakar sebuah bar yang terletak di ibukota Senegal. Kejadian tersebut yang terburuk di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu. Jurubicara Asosiasi Imam wilayah setempat, Thierno Mbeugne mengatakan bahwa Imam konservatif di distrik Dakar meminta kepada para pemuda setempat untuk melakukan aksi pada Ahad guna melawan apa yang mereka nilai sebagai “perlawanan terhadap

Gereja GBI Batam Dirusak

gerejadibakar

Sebuah Gereja di Kecamatan Nongsa dirusak warga sekitar, Jumat dengan alasan tidak berizin. Ketua RW 044 Perumahan Panorama Cikitsu, Sarisanur mengatakan pengrusakan dilakukan sekitar 20 orang yang memecahkan kaca dan melepas triplek pada dinding gereja. Tidak ada korban dalam tindak pengrusakan gereja yang di bawah koordinasi Gereja Bethel Indonesia. Menurut Sarisanur, pengrusakan itu dipicu tidak dijalankannya kesepakatan antara warga dengan Pendeta Gereja mengenai pendirian bangunan. “Pada 25 April, sudah ada kesepakatan yang ditandatangani bahwa gereja harus ditiadakan karena belum dilengkapi