Tag Archives: bahan saat teduh

Apa Yang Kau Lihat Sayang ?

Pada zaman dahulu hiduplah dua orang jenderal perang besar, Cyrus dan Cagular. Cyrus adalah raja Persia yang terkenal, sedangkan Cagular adalah kepada suku yang terus menerus melakukan perlawanan terhadap serbuan pasukan Cyrus yang bertekat menguasai seluruh Persia. Pasukan Cagular mampu merobek-robek kekuatan pasukan tentara Cyrus, sehingga membuat Cyrus berang karena ambisinya untuk menguasai perbatasan daerah Selatan selalu gagal. Akhirnya, Cyrus mengumpulkan seluruh kekuatan pasukannya, mengepung daerah kekuasaan Cagular, dan melalui pertempuran yang dahsyat berhasil merontokkan pasukan Cagular serta menawan Cagular

Kaerus, Dewa Kesempatan

Kaerus

Dalam mitologi Yunani, Kaerus atau dewa kesempatan digambarkan sebagai dewa yang paling sibuk. Selalu berlari kencang, kakinya bersayap, badan dan kepalanya licin, hanya tersisa sedikit jambulnya. Orang yang bisa menangkap jambulnya akan dianugerahi kesenangan, dikabulkan apa saja permintaannya. Sehubungan dengan kesempatan, ada orang bodoh yang menyia-nyiakan kesempatan, orang kebanyakan yang menanti kesempatan, dan orang bijak yang menyongsong kesempatan. Ada pula orang yang secara cerdik menciptakan kesempatan. Ada banyak kesempatan yang tersedia, dan kita ditantang untuk mendayagunakannya. Keadaan buruk sekalipun dapat

Menabur Kebaikan

kebaikan

Dalam sebuah rapat, ketika berbicara tentang program sosial yang akan dilakukan oleh gereja kami, seorang majelis bertanya, “Apa untungnya kegiatan ini bagi gereja kita?” Lalu pendeta menjelaskan bahwa salah satu tujuan kehadiran gereja di dunia adalah menjadi berkat bagi orang lain, khususnya bagi orang-orang miskin. Kita tidak memikirkan keuntungan pribadi ketika melakukan pelayanan. Banyak orang Kristen yang terperangkap dalam pemikiran “memberi dan menerima”. Orang tergoda untuk memikirkan apa yang akan ia peroleh jika melakukan suatu kebaikan kepada orang lain. Akibatnya,

Meminta Hikmat

renungan-meminta-hikmat

Seorang pemain golf profesional baru saja membuat pukulan bagus. Sayang, bolanya masuk ke sebuah kantong kertas pembungkus makanan yang dibuang sembarangan. Menurut peraturan, jika ia sengaja mengeluarkan bola itu, maka ia mendapat hukuman. Namun kalau ia memukul bola bersama kantong kertas itu, ia tidak mungkin bisa memukul dengan baik. Si pemain pun berpikir sejenak untuk mencari hikmat. Tak lama kemudian, ia mengambil korek dari sakunya dan membakar kantong kertas tadi. Sesudah itu, ia dapat memukul bola golf itu lagi dengan

Latihan Bertumbuh

latihan-bertumbuh

Bagi seorang bayi, makanan yang paling baik adalah air susu ibu. Pada saat itu ia belum mampu mencerna makanan yang keras. Ada beberapa bagian tubuhnya yang belum mampu mencerna makanan dengan sempurna. Bila tetap dipaksakan mengkonsumsi makanan yang keras, bayi itu dapat terkena penyakit sehingga proses pertumbuhannya terganggu. Ketika usianya semakin bertambah, secara bertahap diberi asupan makanan selain susu sampai akhirnya ia disapih. Seiring dengan pertumbuhannya, tubuhnya semakin siap dan mampu mencerna makanan keras dengan baik. Dalam kehidupan rohani, kadang-kadang