Gereja Protestan Beijing Digusur Pemerintah Cina

Umat Kristen adalah musuh iblis yang sesungguhnya, sehingga wajarlah pekerjaan iblis begitu luar biasa untuk terus mengikis iman umat kristen yang sejati. Kali ini penindasan terhadap umat kristen Cina kembali terjadi lagi.

Air mata kembali mengalir pada satu jemaat besar ketika gereja Protestan terbesar di Ibukota Cina Beijing, Shouwang Church. Sekitar 300 orang jemaat yang sedang melakukan ibadah Minggu harus rela diusir paksa oleh pemerintah yang mengerahkan aparat untuk melakukan eksekusi tersebut. Pengusiran ini terjadi sebagai reaksi pemerintah Cina atas aktivitas gereja yang dinilai “mengganggu” pemerintah.

Dikutip Reuters Senin (4/4), Shouwang Church adalah gereja dengan sekitar 1.000 anggota jemaat yang juga adalah salah satu jemaat Protestan terbesar di Beijing yang telah berkembang di luar batas jumlah keanggotaan dari kuato gereja terdaftar yang memang diawasi oleh otoritas urusan agama yang dikuasai oleh Partai Komunis.

Jemaat Shouwang Church juga mendapat ancaman dari aparat pemerintah jika mereka menggunakan gedung lain sebagai tempat ibadah sementara, pihaknya akan melakukan pengejaran juga pengusiran yang lebih keras. Pendeta gereja Jin Tianming pun menyerukan agar dunia internasional mendengar suara mereka yang tertindas hanya karena keinginan untuk beribadah. “Peristiwa ini adalah salib Kristus yang harus kita pikul,” seru pendeta Jin.

Aktivitas dan kegiatan didalam gereja Cina memang berkembang pesat belakangan ini dengan beberapa tokoh dan aktivis yang menginginkan adanya kesetaraan dan penempatan hak asasi manusia yang tepat. Puluhan pengacara, blogger, aktivis perdamaian mulai marak ditangkapi secara sistematis oleh pemerintah Cina. Salah satunya adalah kritikus agresif Ai Weiwei yang saat ini masih disekap oleh aparat setelah dirinya ditangkap di bandara Beijing ketika akan mengunjungi Hongkong.

Namun semangat dan motivasi yang hebat nampaknya terus ditunjukan oleh jemaat yang tertindas ini dengan ancaman bahwa jika mereka tidak disediakan tempat beribadah maka kebaktian jalanan pun akan menjadi jalan keluara yang akan ditempuh. Semangat inilah yang ditujukan Yesus Kristus ketika melawat umatnya dibumi dan mengorbankan jiwanya untuk menebus dosa manusia.

Sebagai umat kristen yang baik menyikapi tanda – tanda kedatangan Tuhan yang semakin nyata, hendaklah kita mengejar kekudusan, pengetahuan yang lebih dalam akan kebenaran Firman Tuhan dan meneguhkan iman.

Jika gereja anda saat ini ditindas, dilarang kegiatan ibadahnya silakan memperjuangkan hak anda sebagai warga negara untuk dapat beribadah. Namun jangan mengangkat senjata atau melakukan kekerasan. Apa bedanya kalangan penjahat dengan agamawi, jika agama didukung oleh kekerasan dan senjata ? Tuhan memberkati.

Sumber : Jawaban.com / Reuters