Tuhan Melindungi Pohon Dari Serangga

Jumlah berbagai jenis serangga yang berbeda di dunia ini sepertinya tidak ada habis-habisnya. Ada jutaan. Larva dari kebanyakan serangga mendapat makanan dari pohon dan semak-semak, minimal sampai mereka berkembang menjadi dewasa. Semestinya, kalau dipikir-pikir, tidak ada lagi pohon yang tersisa, karena mereka dikepung gerombolan serangga. Tetapi kita juga tahu dari pengalaman, bahwa alam ciptaan telah didesain dengan keseimbangan yang terjaga dan rumit. Dalam kasus ini, banyak jenis pohon masing-masing memproduksi racun untuk melindungi diri sendiri dari serangga-serangga. Tetapi masih ada keseimbangan, sebab serangga juga perlu hidup. Tidak semua racun serangga-serangga yang dihasilkan suatu pohon efektif terhadap setiap serangga. Jadi, insektisida sebuah pohon sekedar membatasi jumlah serangga yang memakannya.

Ada pohon yang memiliki kantong-kantong cairan yang lengket, yang ketika dibuka oleh rahang serangga, akan melekatkan rahang tersebut erat-erat – suatu cara yang sangat efektif untuk melawan sesuatu yang mau memakanmu! Tetapi kebanyakan insektisida yang diproduksi oleh pohon melibatkan campuran kimia yang kompleks dan tak kentara. Ada satu racun yang menipu sistem serangga sehingga serangga mengira racun itu adalah asam amino esensial – tentu berakibat fatal. Dari manakah datangnya pengetahuan kimia yang sedemikian hebat? Atau, keseimbangan alam yang sedemikian luar biasa – yang memungkinkan kehidupan tetapi mengendalikannya – dapatkah timbul dengan sendirinya? Sambil pengetahuan kita tentang ilmu pengetahuan semakin bertambah, kita semakin mengapresiasi karya penciptaan Allah!

Sumber: Creation Moments / STT GITS / Graphe Ministry