Tag Archives: Sukses

Kaya Tetapi Tidak Sukses

Menjadi kaya tidak berarti seseorang sukses menjalani hidup. Dalam bukunya Revolution Now, Dr. Bill Bright, seorang teolog yang sangat terkenal memberikan contoh mengenai seni menjadi kaya tetapi tidak sukses. Maksudnya adalah, “banyak orang yang kaya raya, tetapi gagal dalam hidup mereka.” Pada tahun 1923 sebuah pertemuan yang sangat penting dilangsungkan di hotel Edge water Beach di Chicago.  Yang menghadiri pertemuan ini adalah Sembilan dari pada ahli keuangan paling berhasil di dunia: Charles Schwab, konglemerat dalam bisnis baja: Samuel Insull, presiden

Sukses & Hambatan-Hambatannya

Sukses menurut dunia berbeda dengan arti sukses menurut pandangan Tuhan. Sebagian besar definisi sukses yang diketahui sebagian besar orang bertentangan dengan apa yang Tuhan maksudkan dalam Alkitab. Definisi sukses menurut Alkitab adalah keberhasilan yang terus-menerus dalam menjadi orang seperti yang dikehendaki Allah, serta dalam mencapai sasaran-sasaran yang telah kita tetapkan dengan bantuan Allah. Sukses berakar pada panggilan Tuhan terhadap kita, berakar pada hubungan kita dengan Tuhan, yang memungkinkan kita menjadi orang seperti yang dikehendaki-Nya. Intinya, sukses dalam perspektif kerajaan sorga

Tujuh Langkah Menuju Kesuksesan

Menurut guru motivator dan pakar kepemimpinan, John C. Maxwell: “Untuk menjadi sukses, Anda tidak harus beruntung dan kaya. Tetapi Anda perlu mengetahui hai-hal berikut: Anda adalah wujud dari apa yang Anda lakukan sehari-hari. Pada awalnya Anda yang membentuk kebiasan, lambat-laun kebiasaan yang membentuk Anda. Membentuk kebiasaan yang menuju kesuksesan itu sama mudahnya dengan membentuk kebiasaan yang menuju kepada kegagalan.” Tujuh Langkah Menuju Sukses Buatlah komitmen untuk bertumbuh setiap hari. Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan menusia pada umumnya adalah memilih

Enam Sifat Orang Bermasalah

1.   Mereka memiliki pandangan yang buruk. Seseorang  umumnya mendapatkan sesuatu sesuai dengan yang mereka harapkan. Jika mengharapkan yang terburuk, itulah yang akan diterima. 2.   Mereka menyerah untuk bertumbuh. Seseorang menjadi apa adanya sekarang karena pemikiran mereka. 3.   Mereka tidak memiliki rencana hidup. William Feather, pengarang “The Business of Life,” pernah berkata, ada dua macam kegagalan: Mereka yang mengira akan gagal, tetapi ternyata tidak; dan mereka yang gagal tetapi tidak menyadarinya. 4.   Mereka tidak ingin berubah. Beberapa