Tag Archives: Penciptaan

Siphonophore

Siphonophore bisa tumbuh hingga 13 meter. Ia bisa memiliki banyak mulut dan juga banyak perut. Ia berenang di dalam kegelapan, lebih dari 500 meter di bawah permukaan laut, menjangkau makanan dengan tentakel-tentakelnya yang mematikan. Ini bukanlah makhluk yang diciptakan untuk film horor baru. Ini adalah seekor siphonophore. Siphonophore adalah suatu kumpulan ubur-ubur yang menggabungkan diri menjadi sebuah koloni raksasa. Ketika mereka saling bergabung, ada ubur-ubur yang berperan sebagai mulut, yang lainnya berperan sebagai perut. Ubur-ubur lain di koloni itu menjalankan tugas

Keajaiban Paruh Burung Bangau

viggo-olsen

Burung bangau (flamingo) adalah salah satu makhluk agung yang Allah ciptakan untuk kemuliaanNya dan untuk kesenangan manusia. Dalam suatu kunjungan ke kebun binatang tahun ini, penulis memfoto seekor burung bangau dan bertanya-tanya tentang paruh burung itu yang terlihat bengkok. Paruh burung ini seolah-olah patah di tengah, bagian depannya berwarna hitam, lalu membengkok ke bawah. Alasan untuk pembengkokan ini adalah untuk membantu gaya makan burung ini. Burung bangau adalah pemakan yang menggunakan sistem saringan, mirip kerang atau ikan paus baleen. Ia

Kerjasama Ikan Goby dan Udang

Ada sejenis udang (snapping shrimp) yang memiliki penglihatan yang sangat buruk sedangkan ikan goby memiliki penglihatan yang sangat baik. Keduanya berbagi liang yang sama, yang digali oleh si udang dan dijaga oleh si goby. Udang tersebut mempergunakan sang goby seperti seorang buta memakai anjing penolong. Ketika udang berada di luar liangnya, ia selalu memastikan satu antenanya berada pada si goby. Udang akan bersembunyi di dalam liang jika goby pergi ke tempat lain untuk sementara. Ketika ada bahaya mendekat, goby memberi

Fakta-Fakta Tentang Tulang

Ketika seorang insinyur membangun sebuah bangunan, sebuah jembatan, atau struktur lainnya, dia harus membangunnya sehingga dapat bertahan terhadap gaya-gaya yang merenggangkan struktur itu sekaligus gaya-gaya yang mengkompresinya. Dalam mendesain struktur yang dapat menahan kedua macam gaya itu, ia harus mengantisipasi berapa besar kekuatan dari setiap macam gaya itu yang bisa saja dialami oleh struktur tersebut selama masa hidupnya.

Laba – Laba Palsu

Laba-laba pelompat mengintai mangsanya, hingga, seperti seekor harimau kecil, ia cukup dekat untuk melancarkan serangan.Ketika seekor laba-laba pelompat bertemu dengan laba-laba pelompat lain, mereka menggoyangkan kaki mereka satu sama lain, memperingatkan agar yang lainnya itu mundur. Di sinilah terletak kisah bagaimana satu jenis lalat buah dapat mengakali sang laba-laba. Tidak seperti kebanyakan lalat buah, jenis yang satu ini memiliki garis-garis di sayapnya. Ketika ia menggoyangkan sayapnya di atas kepalanya, ia terlihat seperti laba-laba peloncat yang sedang mendeklarasikan daerah kekuasaannya. Para

Antartika Dulu Penuh Dengan Pohon Kelapa

Pengeboran inti dari dasar laut telah membuktikan bahwa Antartika dulunya adalah hutan hujan (rain forest), penuh dengan pohon kelapa dan pohon Baobab (“Antarctica Once Covered,” Fox News, 2 Agus. 2012). Para ilmuwan mengklaim bahwa inti-inti yang dibor berusia 52 juta tahun. Jelas sekali bahwa, pertama, “pemanasan global” bukanlah fenomena yang ditimbulkan manusia, apakah inti-inti itu 52 juta tahun atau 5200 tahun. Kedua, mengabaikan penanggalan bohongan yang disajikan oleh evolusi, penemuan ini adalah bukti bahwa dunia kita ini persis seperti yang

Tuhan Melindungi Pohon Dari Serangga

Jumlah berbagai jenis serangga yang berbeda di dunia ini sepertinya tidak ada habis-habisnya. Ada jutaan. Larva dari kebanyakan serangga mendapat makanan dari pohon dan semak-semak, minimal sampai mereka berkembang menjadi dewasa. Semestinya, kalau dipikir-pikir, tidak ada lagi pohon yang tersisa, karena mereka dikepung gerombolan serangga. Tetapi kita juga tahu dari pengalaman, bahwa alam ciptaan telah didesain dengan keseimbangan yang terjaga dan rumit. Dalam kasus ini, banyak jenis pohon masing-masing memproduksi racun untuk melindungi diri sendiri dari serangga-serangga. Tetapi masih ada

GPS Burung Merpati

Penyelidikan-penyelidikan baru telah menunjukkan bahwa neuron-neuron dalam otak burung merpati mengandung kode arah medan magnet bumi, “memberikan burung-burung tersebut sistem GPS internal yang alami” (“Neurons in Bird Brains Encode Earth’s Magnetic Field,” Popular Science, 26 April 2012). Penyelidikan yang dilakukan oleh para ilmuwan di Baylor College of Medicine ini menggunakan penanda gen untuk mengidentifikasi kapan neuron-neuron teraktivasi sebagai respons terhadap sinyal-sinyal magnet artifisial yang dibuat mirip dengan medang magnet bumi.

Masalah Horizon Dalam Teori Big Bang

Jason Lisle, Ph.D. dalam bidang astrofisika dari Universitas Colorado, membuat observasi mengenai teori big bang. Teori Big Bang mengharuskan wilayah-wilayah yang berbeda dari alam semesta mulai dengan temperatur yang sangat berbeda, sebagai konsekuensi dari mekanika kuantum. Sambil alam semesta mengembang, wilayah-wilayah yang berbeda dari alam semesta ini seharusnya memiliki temperatur yang berbeda.

Majalah New Scientist: Otak Manusia Hanyalah Keberuntungan

Menurut majalah New Scientist, “Evolusi adalah permainan kemungkinan” dan “manusia sangatlah beruntung.” Dadu dilemparkan “beberapa juta tahun yang lalu” ketika ada sinar kosmik yang menyebabkan mutasi pada DNA suatu “binatang mirip kera yang hidup di Afrika” yang menghasilkan “suatu keuntungan atas sesamanya” yang akhirnya diteruskan ke populasi (“Lucky You,” New Scientist, 6 Juni 2012). Dengan “kecelakaan-kecelakaan evolusionis” sepeti ini, segala sesuatu berasal dari kehampaan, kehidupan muncul dari benda-benda mati, dan manusia berasal dari bakteri. Hal-hal seperti ini ditulis dengan “serius”

« Older Entries Recent Entries »