Kristen Alkitabiah

Website Kristen Media Pembelajaran Alkitab dan Berita Kekristenan

Kristen

Penemuan Pedang Romawi di Laut Mati

KristenAlkitabiah.com – Pedang Romawi di Gua Laut Mati menjadi bukti arkeologis yang menarik dari masa Pemberontakan Bar Kokhba (132-135 M). Sebanyak empat pedang Romawi ditemukan di lokasi yang terletak di atas Ein Gedi, dalam kondisi sangat baik. Ahli geologi, Boaz Langford dari Hebrew University, mengungkapkan kekagumannya terhadap keadaan bilah pedang yang terawet dengan baik, seolah-olah dapat digunakan saat ini meskipun sudah berusia 2.000 tahun.

Temuan ini memberikan pandangan menarik terhadap penggenapan nubuatan Alkitab pada periode tersebut. Pada masa itu, muncul banyak tokoh yang menyatakan diri sebagai Mesias palsu, sebagaimana yang diramalkan oleh Yesus dalam Matius 24:5, “Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.” Salah satu figur semacam itu adalah Simon Bar Kosiba, yang diumumkan sebagai Mesias oleh Rabbi terkemuka Akiva ben Yosef, seorang kontributor utama Talmud. Koin-koin dengan gambar terompet perak dicetak, mencerminkan harapan akan terompet terdengar segera dari kuil ketiga. Namun, realitasnya berbeda karena Israel mengalami masa penghakiman dan tersebar ke seluruh dunia, sesuai dengan nubuat Musa dalam Ulangan 28:64.

Proses penghakiman ini dimulai dengan penaklukan oleh Asiria dan Babilonia, tetapi Roma yang akhirnya menyelesaikannya. Kaisar Hadrian mengirimkan sepertiga tentara Romawi, atau 10 legiun, untuk menghadapi Israel. Dalam pertempuran tersebut, sejarawan Romawi Cassius Dio mencatat bahwa 580.000 pria Yahudi tewas, dan banyak lainnya meninggal karena kelaparan, penyakit, dan kebakaran. Puluh ribu orang Yahudi dijual sebagai budak dan dibawa ke negara lain. Setelah perang, Hadrian berupaya untuk menghapus nama Israel dari tanah airnya, menamainya Siria Palestina, menghancurkan Yerusalem, dan mendirikan kota Romawi di atas reruntuhannya.

Langkah-langkah ini sesuai dengan nubuat Yeremia 26:18 yang menggambarkan “Sion akan dibajak seperti ladang.” Selama abad-abad berlalu, tidak ada tokoh seperti Yosua, Gideon, Daud, atau Yehuda Makabe yang memimpin Israel melawan musuh-musuhnya. Kitab Suci, yang awalnya digenapi dalam nubuatan dramatis tersebut, juga memuat nubuatan tentang masa depan Israel. Israel dijanjikan kembali ke negeri itu untuk menghadapi Antikristus (Daniel 9:27) setelah mengalami kondisi mati secara rohani, persiapan untuk pertobatan dan kembali kepada Tuhan (Yehezkiel 37:1-14).

Nubuat-nubuat lain menyatakan bahwa sisa Israel akan bertobat dan menerima Yesus sebagai Kristus (Yehezkiel 20:37-38; Zakharia 12:10-13:1). Dengan pertobatan ini, Israel yang bertobat akan memainkan peran utama dalam kerajaan Kristus di seluruh dunia (Yesaya 2:1-5), dan hanya melalui cara ini Israel akan hidup dalam damai, serta peperangan akan berhenti di muka bumi. Temuan arkeologis ini tidak hanya memberikan pandangan ke belakang pada masa lalu, tetapi juga menyentuh tema nubuat Alkitab tentang masa depan Israel.

Diterjemahkan oleh: GITS

Referensi:
https://www.bbc.com/news/world-middle-east-66728207
https://nypost.com/2023/09/06/roman-swords-discovered-after-1900-years-in-dead-sea-cave/
https://www.euronews.com/culture/2023/09/07/four-excellently-preserved-1900-year-old-roman-swords-discovered-inside-dead-sea-cave
https://www.timesofisrael.com/four-1900-year-old-roman-swords-discovered-hidden-in-desert-cave/
https://www.newsweek.com/rare-ancient-roman-swords-1900-years-ago-found-desert-cave-1824953