Penelitian Danau Missoula Buktikan Terjadinya Air Bah

lake

Ketika ilmu – ilmu biologi terinfeksi oleh teori evolusi Darwinian, ilmu – ilmu geologi juga terinfeksi oleh ide-ode Charles Lyell. Lyell menolak ide catastrophism (bahwa bencana masa lalu mempengaruhi geologi), sebagaimana digambarkan dalam Alkitab. Bahkan, motivasi dia adalah untuk menceraikan orang dari mempercayai apa yang dia sebut Geologi Musa. Konsep Lyell adalah perubahan yang pelan dan perlahan – suatu konsep yang dikenal dengan istilah uniformitarianisme.

Pada tahun 1920an, J. Harlen Bretz memperhatikan bahwa bagian timur dari Negara Bagian Washington, mempunyai bentuk (fitur) yang menyerupai bekas air terjun yang tidak lagi mempunyai air. Yang terbesar dari fitur geologis ini adalah tempat yang bernama Dry Falls. Daerah itu juga mempunyai banyak ngarai-ngarai besar dengan dasar yang landai dan tembok yang hampir vertikal, yang disebut coulees. Semua ini, ditambah lagi dengan adanya banyak batangan batu yang besar, memberikan gambaran kepada Bretz bahwa area itu pastinya pernah suatu ketika ditimpa oleh air banjir yang berkecepatan tinggi.

Ide Bretz diolok-olok oleh para ilmuwan geologi selama bertahun-tahun karena suatu bencana banjir yang hebat terdengar terlalu mirip dengan Air Bah di Kejadian. Namun, puluhan tahun kemudian, bukti-bukti lanjutan, termasuk foto dari angkasa, akhirnya meyakinkan para geolog bahwa Bretz pada intinya benar, dan suatu peristiwa bencana air telah membentuk daerah tersebut.

Secara konsekuensi, ide uniformitarianisme dimodifikasi untuk mengizinkan adanya bencana tertentu. Para geolog yang percaya milyaran tahun kini berpendapat bahwa ada beberapa banjir yang terjadi di daerah tersebut, tetapi bukti sebenarnya hanya memberi gambaran satu banjir besar, yang terjadi karena drainase dari danau glasial di Missoula, Montana, yang terbentuk dari air bah yang tersisa, yang akhirnya pecah karena es-es glasial setelah Air Bah menghilang.

Ref: Oard, M.J. and Reed, J.K., How Noah’s Flood Shaped Our World (Powder Springs, GA: Creation Book Publishers), hal. 160-162.

Sumber: Creation Moments, 26 Juni 2020