Janji Keselamatan Kepada Adam dan Hawa

Manusia Jatuh Dalam Dosa

Setelah jatuh dalam dosa, Adam dan Hawa menerima kasih karunia Allah akan pengampunan dosa, hal ini dapat terlihat dari bagaimana Allah bersikap terhadap Adam dan Hawa yang telah jatuh dalam dosa ketidakpercayaan terhadap Allah.

Genesis 3:14-15 (KJV)
And the LORD God said unto the serpent, Because thou hast done this, thou art cursed above all cattle, and above every beast of the field; upon thy belly shalt thou go, and dust shalt thou eat all the days of thy life:
And I will put enmity between thee and the woman, and between thy seed and her seed; it shall bruise thy head, and thou shalt bruise his heel.

Kejadian 3:14-15 (TB)
Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.

Di dalam ayat di atas kita dapat membaca bahwa akan ada keturunan manusia yang akan meremukkan kepala ular. Sangat sulit untuk memahami ayat tersebut secara literal. Namun, jika kita memperhatikan dengan seksama bagaimana penulisan Alkitab secara linguistik di dalam Perjanjian Lama yang banyak menggunakan grammatikal simbolisasi kita akan mampu memahami bahwa meremukan kepala ular berarti mengalahkan dosa. Akan ada keturunan manusia yang akan berhasil mengalahkan dosa.

Simbolisasi ular sebagai dosa juga dapat kita lihat salah satu nya dalam kisah Musa di dalam Bilangan 21:7-9. Tentu tidak semua ular di dalam Alkitab menjadi perlambang dosa. Tapi kita bisa melihat dalam salah satu contoh penulisan Alkitab dimana ular menjadi simbolisasi akan dosa berupa ular tembaga di jaman musa. Ular tembaga di padang gurun sebagai simbol akan dosa, umat Israel yang memandang kepada ular tembaga tersebut akan sembuh dari bisa ular. Bukan perbuatan memandangnya yang menyembuhkan namun pengakuan akan dosa dengan mengingat simbol ular tersebut itulah yang menyelamatkan.

Pada tulisan sebelumnya yang berjudul Penciptaan dan Kejatuhan Manusia Dalam Dosa, kita telah membaca dan mempelajari bahwa manusia jatuh ke dalam dosa melalui dosa ketidapercayaan manusia terhadap Allah. Manusia lebih percaya kepada iblis mengenai buah pengetahuan baik dan jahat ketimbang kepada peringatan Allah.

Artikel ini adalah salah satu bagian dalam tulisan bertema Keselamatan Menurut Alkitab.