Muslim Ekstrimis Mengancam Akan Membunuh Asia Bibi

Bersumber dari Jawaban (7 Desember 2010) yang diterjemahkan dari Christian Today, sebuah pengumuman dari imam menghadiahkan dengan upah sebesar $ 6.000 atau sekitar Rp 54 juta kepada mereka yang bisa membunuh Asia Bibi saat kegiatan berlangsung di masjid terbesar di Peshawar. Imam Maulana Yousuf Qureshi juga mengancam pemerintah jika tidak mau mengubah keputusannya dan menjalankan hukum penghujatan ‘yang menyediakan perlindungan bagi kesucian Nabi Muhammad’, menurut Asia News.

Qureshi, yang juga dicap sebagai pembunuh Danish, orang yang menggambar karikatur Muhammad, mengatakan bahwa jika pengadilan membebaskan Bibi maka Muslim ekstrimis akan membunuhnya. “Ada ratusan ribu orang termasuk mujahidin (prajurit) dan Taliban yang siap untuk mengorbankan hidup mereka untuk menghormati Nabi Muhammad. Siapapun dari mereka bisa menghabisinya,” kata Qureshi, menurut All Pakistan Minorities Alliance, sebuah badan hak kemanusiaan dimana menteri federal Pakistan juga menjadi anggota.

Shahbaz Bhatti, menteri federal Pakistan tersebut, mengutuk pengumuman yang baru-baru ini diterbitkan itu. Bhatti mengatakan bahwa panggilan seperti itu tidak adil dan tidak bertanggung jawab dan harus dihentikan dengan segala kemungkinan yang ada karena tidak ada hak yang memperbolehkan untuk membunuh seseorang, menurut surat kabar di Pakistan.

“Setiap hukum dan konstitusi akan diadopsi dalam kasus Asia Bibi,” janji Bhatti, orang yang memegang kasus pengusutan dan laporan bahwa Bibi tidak bersalah kepada Presiden Asif Ali Zadari. Sekarang kasus ini masih ditahan karena dibilang tidak sah menurut pengadilan. Pengadilan juga belum menetapkan tanggal bagi penjelasan yang akan dikemukan oleh Bibi.

Sungguh ini bukti nyata bagi kaum Kristen tentang iman yang sungguh berharga ini. Kalaupun nantinya Bibi terlepas dari hukuman mati yang dijatuhkan pemerintah, apakah dia akan bisa selamat dari para militant tersebut? Ini seperti terlepas dari mulut harimau, ke mulut buaya. Biarlah hanya Tuhan sendiri yang memberikan jalan keluar kepada Bibi.

Asia Bibi adalah sebuah bukti sentimen umat islam di Pakistan terhadap umat Kristen, mereka menganggap Asia Bibi sebagai seorang yang najis hanya karena ia kristen. Asia Bibi sangat baik, ia menawarkan minum kepada rekan-rekannya yang haus tapi mereka menolaknya karena menyebutnya najiz. Asia Bibi menjadi kristen karena ia mengenal kebenaran Firman Allah yang sesungguhnya. Keyakinan akan sebuah agama adalah hak asasi masing-masing manusia dan tidak ada seorang pun yang berhak membenci orang lain karena ia memeluk suatu agama tertentu.

Jika sebuah kalangan, golongan atau sebuah organisasi membawa nama agama untuk membunuh orang lain kemungkinannya ada beberapa alasan :

  1. ajaran agama tersebut salah
  2. kitab suci agama tersebut memiliki ajaran yang salah
  3. kitab suci agama tersebut menggunakan penggunaan bahasa yang salah, sehingga terjadi kesalahan penafsiran atas isinya
  4. adanya beberapa kalangan cendekiawan yang salah menggunakan ajaran agama untuk kepentingan nya
  5. kalangan cendekiawan agama tersebut mengalami kesesatan, sehingga mengajarakan yang buruk

Hendaklah tiap orang menguji keyakinan yang dipegangnya, jika anda mendapati orang mengatasnamakan agama anda untuk membunuh orang lain atau melakukan kejahatan, ujilah. Jika kemungkinannya ada pada poin 3, 4 atau 5, sudah sepantasnyalah anda membagikan ajaran yang baik dan menetralisir sehingga dampak dari pengajaran buruk yang tersiar semakin menyusut.