Menunggu Waktu Tuhan

man christian

menunggu waktu Tuhan

Yesaya 40:31 “tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Ada berapa dari kita yang sering bertanya, mengapa Tuhan terkadang tidak menjawab setiap doa yang kita panjatkan? Seperti doa orang yang membutuhkan rumah, atau meminta kesembuhan atas penyakit, keselamatan seseorang, menginginkan pekerjaan atau apapun yang lainnya. Terkadang saya sendiri bingung mengapa Tuhan tidak membuka mata dari orang yang tidak mempercayai-Nya untuk datang kepada-Nya. Apalagi ketika semua bukti dan kebenaran berada tepat di depannya.

Lalu ada juga ketika orang yang kita sayangi sakit dan kita meminta kepada Tuhan akan kesembuhannya dan kesembuhan itu bisa saja terjadi, bisa juga tidak. Terkadang, obat dibutuhkan dan juga waktu. Disetiap situasi, kita harus menunggu untuk melihat apa yang terjadi, belajar bagaimana Tuhan memberikan jalan keluarnya, menemukan cara dari jawaban-Nya.

Nuh harus menunggu 120 tahun ketika membangun bahtera kayu sebelum perkataan Tuhan terpenuhi. Abraham harus menunggu hingga tua sebelum akhirnya Sarah mengandung dan melahirkan Ishak. Umat Israel harus menunggu 100 tahun untuk dibebaskan dari mesir. Rut harus menunggu dengan sabar sebelum Tuhan menyediakan Boas untuk dikawinkan dengannya, Daud harus menunggu 20 tahun sampai Saul meninggal dan Tuhan memberikan tempat bagi Daud sebagai raja. Wanita yang menderita pendarahan hebat harus menunggu 12 tahun untuk disembuhkan dengan menyentuh jubah Yesus. Yesus harus dilahirkan, bertumbuh dan menunggu sampai usia 30 tahun sebelum Dia memulai pelayanan-Nya dan memenuhi ketetapan Allah ( Kisah Rasul 4:27 -28 ).

Tuhan mempunyai  rencana dan tujuan dan semuanya  itu  terjadi  di  dalam  kehidupan, sejarah dan dalam kurun waktu. Untuk itu, kita harus menunggu agar Tuhan menyediakan akan kebutuhan kita, kesembuhan dan harapan. Kita harus sabar dan tidak menyerah akan pengharapan kita. Tuhan itu sabar. Tuhan mempunyai rencana di dalam kehidupan kita dan orang lain.

Menunggu itu adalah baik, lamanya tergantung dari iman kita. Ingat, iman akan baik apabila ditempatkan di dalam, tetapi juga jangan lupa bahwa kita harus berdoa atas kehendak Tuhan bukan kehendak sendiri, inilah yang Yesus doakan waktu doa di bukit (Luk 22:42)

Paskah adalah bukti bahwa Tuhan mengasihi kita. fakta bahwa Yesus secara fisik bangkit dari kematian (Yoh 2:19-21 , 1Kor 15: 1-4) adalah bukti bahwa Tuhan mengasihi kita. Walaupun Yesus harus menunggu 3 hari untuk dibangkitkan begitu juga dengan kita harus menunggu beberapa waktu yang tepat agar Tuhan menjawab. Kita harus menunggu jawaban atas doa kita, juga menunggu dengan sabar dan penuh kepercayaan kepada Tuhan bahwa Dia mengasihi kita dan ingin yang terbaik buat kita.

Berdoalah selalu. tetaplah percaya walaupun situasi dan terkadang dibutuhkan waktu yang panjang, bahkan mungkin membuat semangat kita menyusut di antara permintaan dan jawaban doa. Menunggu dengan iman membuat kita yakin bahwa panggilan Tuhan akan datang begitu juga jawaban atas pertanyaan yang ada di dalam hati kita. Carm.com

Oleh Ps. Dr. Matt Slick

Diterjemahkan oleh Petty Pardede