Ingatlah akan Isteri Lot (Lukas 17:32)

Ini ayat yang cukup pendek di dalam Alkitab, Namun memiliki pesan yang jelas dan tegas. Dalam ayat ini, pembaca diajak untuk mengingat sesosok tokoh yang kisahnya juga tertulis di dalam Perjanjian Lama, Isteri Lot. Jika anda belum pernah membaca kisahnya, anda bisa menemukan kisah perempuan ini dalam Kejadian 19.

Labelnya sebagai Isteri Lot sangat berlawanan dengan Lot sendiri. Dari informasi yang dituliskan oleh Rasul Petrus, Lot adalah orang benar dan terus tersiksa hidup di antara orang-orang berdosa itu (2 Petrus 2:7). Sebaliknya, Isteri Lot terpikat dengan Sodom dan segala yang ada di dalamnya.

Tuhan Yesus mengingatkan kita kisah Isteri Lot dengan tujuan agar kita tidak mengikuti jejaknya. Kisahnya yang mengerikan itu jangan sampai kita juga mengalaminya. Oleh sebab itu, agar kita tidak seperti Isteri Lot, kita perlu tahu apa hal-hal buruk yang dia lakukan sehingga Tuhan menguhukum dia menjadi tiang garam. Berikut ini, setidaknya ada dua hal yang isteri Lot miliki.

Pertama, Isteri Lot memiliki kecintaan terhadap dunia ini.
Ketika kita membaca kisah hidupnya, kita menemukan bahwa Istri Lot ini adalah wanita materialistic dan saya percaya dia berperan besar atas mundurnya iman Lot. Jika anda membaca kisah sebelumnya Kejadian 19, anda dapat menemukan bahwa Lot mengalami proses degradasi Iman, perhatikan Kejadian 13:12, Lot hanya berkemah dekat Sodom, selanjutnya di Kejadian 14:12 Lot akhirnya diam/tinggal di kota Sodom dan di awal pasal 19 kita mendapatkan Lot telah menjadi salah satu yang dituakan di kota Sodom. Jelas, Sodom adalah kota yang penuh dosa di mana murka Tuhan tidak akan terelakkan lagi atas kota ini dan semakin diterimanya Lot oleh penduduk kota ini membuat Lot harus berkompromi, apakah itu dalam hal moral bahkan keyakinannya. Dan tentu saja, isterinya berperan dalam hal ini.

Bukti-bukti bahwa Isteri Lot sangat mencintai dunia ini jelas tersirat dalam kisah hidupnya. Kedua malaikat yang ‘harus’ memaksa mereka keluar dari kota itu membuktikan bahwa di dalam keluarga ini ada yang enggan meninggalkan Sodom dan hal itu terbukti dengan perilaku Isteri Lot yang menoleh ke belakang.

Ingatlah akan Isteri Lot, seharusnya membuat kita benar-benar menjauhi sifat ini terlebih lagi, kecaman yang Tuhan berikan ini dalam konteks akhir zaman. Waktu sekarang, adalah akhir zaman dan jelas gaya hidup materialistic menyerbu dunia ini. Firman Tuhan ini tidak ditujukan untuk dunia ini melainkan untuk “kita” Orang Percaya, Orang yang sudah lahir baru di dalam Kristus. Oleh sebab itu, waspadalah dan renungkanlah….!

Kedua, Isteri Lot meremehkan Firman Tuhan.
Hal kedua ini sangat jelas tertulis dalam kisahnya, perhatikan apa yang malaikat perintahkan ! “jangan menoleh ke belakang” (Kejadian 19:17). Sangat sederhana, bukan? Seringkali bagian ini dikutip dalam kisah-kisah dongeng dan menjadikannya sebagai bahan lelucon. Tetapi, perintah yang sederhana ini mengubah ending kisah hidup dari Isteri Lot tersebut. Kita yang membaca kisah tersebut hari ini pasti bertanya-tanya, mengapa isteri Lot menoleh? Apakah karena takut? Atau karena hartanya yang tertinggal? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang muncul dibenak kita semua. Namun satu hal yang tidak dapat dipungkiri sebagai fakta adalah ISTERI LOT MENOLEH KEBELAKANG KARENA IA MEREMEHKAN FIRMAN TUHAN.

Sifat ini banyak dimiliki oleh orang “label” Kristen masa kini. Meremehkan Firman Tuhan. Perhatikan, ada berapa denominasi yang membaptis bayi padahal Tuhan dengan jelas menyurh membaptis orang yang bertobat dan percaya? Ada berapa banyak denominasi yang menyetujui perempuan menggembalakan jemaat padahal Tuhan melarangnya? Dan banyak perintah Tuhan yang lain yang diremehkan oleh “orang Kristen” hari ini. Dan semua ini terjadi karena MEREMEHKAN FIRMAN TUHAN. Oleh sebab itu, sadarlah dan bertobatlah !

Sekali lagi, INGATLAH AKAN ISTERI LOT !

 

Oleh : Ev. Eliyusu