Author Archives: Eliyusu Zai

Prinsip-Prinsip Hidup yang Berguna

Berikut ini ditulis oleh Gembala Sidang Terry Coomer, dari Hope Baptist Church, Arkansas. Allah telah memberikan saya beberapa kesempatan yang unik dalam hidup saya ini, dan saya akan selalu mengucap syukur atas itu semua. Saya juga memiliki berbagai kesempatan unik dalam hidup untuk mempelajari sejumlah pelajaran hidup. Saya punya kesempatan untuk mengatur orang (manajer), menjadi seorang atlit, menjadi Direktur Utama dari sebuah perusahaan, menjadi seorang Konselor Alkitab, dan menjadi seorang Gembala Sidang selama 34 tahun sekarang ini. Saya juga telah

Rangkuman Pendek Inkuisisi Roma Katolik

Berikut ini dirangkum dari pembelajaran tentang Inkuisisi Roma Katolik dalam buku A History of the Churches from a Baptist Perspective, tersedia dari Way of Life Literature: Inkuisisi secara formal dimulai pada abad ke-13 untuk mengendalikan orang-orang yang berada dalam jangkauan Gereja Roma Katolik. (Inkuisisi artinya interogasi, penyelidikan). Sampai akhirnya, inkuisisi akan merambah ke hampir semua sudut Eropa dan lebih jauh lagi, ke berbagai daerah yang ditaklukkan oleh Spanyol dan negara-negara Katolik lainnya yang melakukan kolonisasi. Inkuisisi adalah alat Roma untuk

KEKRISTENAN DEMAS

Keduniawian bukanlah barang baru. Dua ribu tahun yang lalu, teman sekerja Paulus, Demas, mencintai dunia ini (2 Tim. 4:10). Tetapi keduniawian hari ini telah menjadi suatu filosofi yang dipertahankan sementara pemisahan (separasi) telah menjadi sesuatu yang dianggap legalistik dan bersifat Farisi. Sebelumnya, mereka yang duniawi harus bertahan, tetapi sekarang mereka menyerang. sehingga orang-orang telah menyebabkan seolah-olah Jalan Demas telah menjadi jalan yang benar, namun sebaliknya ini adalah penggenapan nubuat Alkitab. “Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran

Bahaya Kesesatan Internet

Internet adalah alat komunikasi terhebat yang pernah ada, dan ia memiliki potensial yang tak terukur untuk menyampaikan kebenaran, sekaligus kesalahan. Presiden AS, Donald Trump, mempopulerkan istilah “fake news,” dan dia benar. Dunia penuh dengan informasi yang salah, bukan hanya informasi politik yang salah, tetapi juga semua tipe informasi lainnya. Internet adalah seperti mimpi menjadi kenyataan bagi para pendukung bumi datar dan penipu-penipu berbagai trend kesehatan palsu, dan para penyebar disinformasi, sekaligus juga penyesat-penyesat dari berbagai kalangan. Sementara kebenaran jarang didengarkan

Esensi dari Kebenaran

kebenaran

Kebenaran adalah hal yang begitu didambakan, dikejar, dicita-citakan, diharapkan oleh banyak orang, sekaligus kebenaran juga menjadi hal yang ambigu di dalam hidup masing-masing orang. Dalam hal ini seolah-olah kebenaran telah menjadi dualisme bagi dunia ini. Di satu sisi, kebenaran sejati terus dipertahankan oleh sebagian orang di sisi lain kebenaran ilusi terus digaungkan oleh mereka yang  menempatkan kebenaran berdasarkan opini pribadi. Kebenaran ilusi inilah yang akhirnya melahirkan kebenaran relatif (:artinya kebenaran menurut saya dan kamu masing-masing berbeda dan itu sesuatu hal

Paus Fransiskus Mendeklarasikan : Penyembahan Maria Tidaklah Opsional, Maria Harus Disambut ke dalam Hidup Kita

Artikel dan gambar disadur dan diterjemahkan dari “Pope Francis Declares In Mass On Tuesday That Worshipping Mary Is ‘Not Optional’ And That She ‘Provides All Blessings’ As The Mother Of God”  (https://www.nowtheendbegins.com/pope-francis-declares-in-mass-tuesday-worshipping-mary-not-optional-she-provides-all-blessings-catholic-church/). Jorge Bergoglio, yang juga dikenal sebagai ‘Paus Fransiskus,’ memimpin para Roma Katolik, pada hari Selasa lalu, untuk memperingati sebuah hari raya yang disebut “The Solemnity of Mary, Mother of God.” Di dalam peringatan tersebut ia mengekspresikan harapan bahwa Maria akan “melindungi” umatnya selama tahun baru, dan mengklaim bahwa

SIFAT-SIFAT GEREJA (bagian II)

Jemaat Lokal adalah Tubuh Kristus          Di dalam Artikel sebelumnya saya telah menuliskan bahwa  sifat jemaat lokal adalah kudus. Dan di artikel lanjutan ini, akan membahas sifat jemaat lokal sebagai Tubuh Kristus. Banyak orang Kristen tahu bahwa gereja adalah Tubuh Kristus, namun banyak yang salah dalam mengartikan gereja sebagai Tubuh Kristus. Dan tidak hanya salah dalam mengartikan, juga salah dalam mempresentasikan gereja sebagai Tubuh Kristus, hal ini terlihat dalam berbagai aspek doktrin maupun praktek-praktek yang dilakukan di

SIFAT-SIFAT GEREJA (bagian I)

GEREJA ITU KUDUS     Dalam artikel kali ini, saya berusaha membagi kepada pembaca mengenai sifat-sifat gereja. Pentingnya artikel ini saya tuliskan, karena begitu dalamnya penyimpangan gereja zaman sekarang dari standar Ilahi. Semoga melalui artikel ini, para pembaca semakin mengenal gereja yang benar dan Alkitabiah. Pembahasan mengenai sifat-sifat gereja akan saya bagi dalam beberapa artikel. Oleh sebab itu, jika anda ingin mengetahui seluruh sifat-sifat gereja silahkan mengikuti artikel ini sampai tuntas.        Sifat gereja yang pertama yang dibahas

9 Fakta Tentang Neraka

Dalam Alkitab kita bisa mengetahui bagaimana Neraka itu. Dalam mitos dan kepercayaan lain Neraka digambarkan secara salah dan menipu. Pertama, Neraka adalah tempat api tidak terpadamkan (Matius 3:12, Matius 13:41-42, Markus 9:43) Kedua, Neraka adalah tempat munculnya kenangan dan penyesalan. Dalam kasus orang kaya dan Lazarus (Lukas 16:19-31), orang kaya dalam kondisi tersiksa mengingat bahwa ada keluarganya dalam kondisi yang sama dengan dia.

Distorsi Terhadap Injil

Sama seperti perintah Tuhan/Firman Tuhan yaitu Alkitab, tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi, (Lihat Wahyu 22:18-19) demikian juga terhadap Injil tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi. Sederhananya, Kita diselamatkan karena Pertobatan dan percaya kepada Yesus Kristus yang sudah menebus kita. Lihat Markus 1:15. Dan inilah berita Injil yang disampaikan oleh para Rasul, contohnya Rasul Paulus (Kisah Rasul 20:21, Kisah Rasul 16:30-31) dan injil adalah sesuatu yang kompleks dimulai dari yang sederhana ini. Namun, kita perlu tahu bahwa ada

« Older Entries