Amanat Pemberitaan Injil

Semangat penginjilan kini semakin sirna, gereja-gereja semakin sibuk menyemarakkan acara di dalamnya. Artis-artis hingga orang-orang terkenal dipanggil ke dalam gereja untuk memberikan kesaksian-kesaksian luar biasa akan hidup mereka, berbagai acara meriah diadakan di dalam gereja agar jemaat betah untuk hadir ke dalam gereja, menyukai gereja dan rela memberi.

Semakin banyak gereja melupakan amanat agung Tuhan Yesus yang berisi perintah untuk menjadikan semua bangsa murid Kristus. Hal ini dapat dilihat dari data yang memprihatinkan mengenai penginjilan dunia. Masih ada begitu banyak orang yang belum mengenal dan percaya kepada Kristus. Persentase orang percaya di berbagai negara masih sangat kecil bahkan persentase jumlah orang percaya semakin menurun.

Padahal jika dikaji di dalam Alkitab, kehidupan Yesus di dunia ini adalah diisi dengan memberitakan Injil dan bukan mengadakan pesta-pesta atau acara-acara yang semarak agar orang datang kepadaNya. Bahkan dalam perintahnya kepada ke-12 rasul pun Yesus memerintahkan mereka untuk memberitakan Injil (Mat 10:7; 28:19-20, Mrk 1:17; 3:14 dan lainnya), bukan mengadakan pesta-pesta ataupun hal-hal menarik lainnya karena juruselamat ada di tengah-tengah mereka. Jika amanat penginjilan ini dilakukan seharusnya makin banyak orang percaya kepada Yesus.

Mungkinkah ada yang salah dengan kehidupan orang percaya?

Ya, tentu itu sudah pasti. Jika tidak maka situasinya tidak akan seperti saat ini bukan ?

Saat ini gereja lebih terlena dengan jumlah jemaat yang banyak, berbagai cara menghadirkan jemaat ada di gerejanya dibuat tidak peduli apakah itu sejalan dengan Firman Tuhan atau tidak, asalkan baik atau disebutnya “memberkati” maka hal itu dilakukan.

Jemaat tidak lagi mengerti kebenaran Firman Tuhan, jika ajaran sesat datang jemaat tidak dapat memberi jawab kepada sang pengajar sesat. Jika seorang yang tidak mengenal Tuhan bertanya kepada kepadanya perihal pengajaran Kristen yang sesungguhnya, banyak yang memberi jawab dengan argumentasinya tanpa didukung dasar Firman Tuhan dengan baik atau bahkan ada yang melemparnya untuk bertanya kepada sang pendeta di gerejanya saja.

Saudara, apakah saudara mengasihi Yesus ? Lihatlah di sekeliling anda. Ada begitu banyak jiwa yang selama ini terabaikan dan belum tersentuh oleh Injil. Apakah anda akan terus berdiam diri dan membiarkan mereka begitu saja? Ataukah mulai hari ini anda mau mengambil keputusan untuk ambil bagian memberitakan Injil ? Jika ya, pelajarilah Firman Tuhan lebih dalam lagi dan beritakan Injil kemana pun anda berada. Memberitakan Injil tidak harus pergi ke daerah-daerah lain, dimana anda ada disitulah ladang yang Tuhan siapkan agar anda bajak.

..pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka
dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus (Matius 28:19)