Pemimpin Agama Palestina: Bunuh Yahudi !

Pemimpin agama utama dalam Palestinian Authority, Mufti Muhammad Hussein, mengatakan bahwa pembunuhan Yahudi adalah tujuan agamawi dalam Islam. Dalam suatu acara untuk merayakan ulang tahun ke-47 pendirian Fatah, dia mengutip Hadits (tradisi Islam yang berasal dari Muhammad) bahwa Hari Kebangkitan tidak akan datang sebelum orang-orang Muslim berperang melawan Yahudi dan membunuh mereka: ‘Hari itu [Kebangkitan] tidak akan datang sebelum kamu melawan orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi akan bersembunyi di balik bebatuan atau pohon. Lalu batu-batu dan pohon-pohon itu akan berseru: Oh Muslim, hamba Allah, ada seorang Yahudi di belakangku, datanglah dan bunuh dia.’

Palestinian Media Watch melaporkan secara rutin selama kampanye teror oleh PA (Intifada, 2000-2005) tentang penggunaan Hadits ini berulang kali oleh para imam di TV resmi PA untuk memotivasi orang-orang Palestina melakukan serangan teror, mengkhotbahkan bahwa orang-orang Muslim memiliki kewajiban Islami untuk membunuh orang Yahudi.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Israel Project tahun lalu, menemukan bahwa 73% orang Palestina percaya Hadits ini (Juli 2011, Greenberg Quinlan Rosner.] Moderator yang memperkenalkan Mufti tersebut di acara Fatah itu minggu lalu, mengulangi kepercayaan Islam lainnya; bahwa orang Yahudi adalah keturunan kera dan babi: ‘Perang kami melawan keturunan kera dan babi (yaitu orang Yahudi) adalah perang agama dan iman.’

Mufti tersebut tidak menentang pernyataan penuh kebencian tersebut bahwa Islam sedang berada dalam perang agama melawan orang Yahudi, tetapi malah menambahkan bahwa tujuan Islam adalah membunuh Yahudi. Mufti tersebut menekankan bahwa kepercayaan Islam bahwa Yahudi akan dibunuh oleh Muslim sebagai pemicu Kebangkitan, adalah kepercayaan Islam yang otentik karena muncul dalam Hadits koleksi Al-Bukhari yang dapat dipercaya.

Saat ini dunia begitu gencar memberitakan “kejahatan” Israel yang membunuh orang-orang Palestina. Namun, dunia tidak memberitakan bagaimana bangsa Romawi menghancurkan bangsa Yahudi, mengusirnya dari tanah yang dimiliki nya, dunia tidak memberitakan bagaimana bangsa-bangsa muslim merebut tanah milik bangsa Yahudi, dunia tidak memberitakan bagaimana kelompok teroris Hamas setiap hari menyerang Israel dengan berbagai bom, roket-roket, menteror penduduk Yahudi ,menciptakan kebencian terhadap bangsa Yahudi dengan “mengorbankan” dirinya serta berbagai hal lainnya yang sering menyebabkan Israel harus menyerang Palestina untuk mempertahankan dirinya.

Sebegitu besar iblis mengarahkan dunia ini menuju perlawanan terhadap Allah. Memang bangsa Yahudi saat ini tersesat dan tidak mau mengakui Sang Juruselamat, namun bukan berarti kita ikut membencinya, sepatutnya kita bergerak untuk menginjili bangsa Yahudi agar mereka bertobat dan segera mengakui Sang Juruselamat yang telah mereka salibkan.

Sumber: Stone Gate Institute / Graphe Ministry / STT GITS