5 Nasihat Alkitab Untuk Pekerjaan Sehari-hari

5 Nasihat dalam Pekerjaan sehari hariOleh: JOSEPH SCHEUMANN

Pelayanan Kristen bukanlah sekolah kejuruan. lebih jauh lagi, mereka yang melayani tidak menuntut untuk dibayar telah melakukan lebih banyak dan berada digaris depan utk mendahulukan injil daripada org-org yg mendapat gaji atau dibayar. Berdasar Efesus 4:21 para pelayan yg dibayar seharusnya tdk melakukan semua pelayanan utk diri mereka sendiri melainkan untuk “memperlengkapi org-org kudus bagi pekerjaan pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus”

Sebuah Gereja berisikan anggotan-anggota yang bekerja sebagai pengacara, dokter, pekerja bangunan, ahli mesin, guru, pebisnis dan pengusaha. Itu sebabnya, sebagai org kristen sebaiknya Anda memikirkan dengan hati-hati dan bijak tentang bagaimana orang Kristen bekerja setiap harinya. Di bawah ini ada 5 anjuran sederhana utk orang kristen yg mayoritas pekerjaannya di luar pekerjaan sbg gembala:

1. Lakukan pekerjaanmu dgn sebaik mungkin

Sebagai ciptaan yang di ciptakan menurut rupa Allah, kita sudah diberikan keistimewaan untuk menghasilkan sikap/ perilaku yg mengagungkan Tuhan sebagai pencipta. Di kitab kejadian 1: “segala sesuatu yang Tuhan ciptakan adalah baik.” Walaupun manusia tidak menciptakan apapun, semua yang kita perbuat harus kita lakukan dgn sebaik mungkin. Kita diciptakan sesuai degan gambar Allah dan Dia melakukan segalanya degan baik.

2. Bekerja untuk kebutuhan keluarga dan org yang Anda kasihi atau peduli

Pekerjaan akan menyenangkan Tuhan jika hasil dari pekerjaan tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga dan orang-orang lain. Paulus menulis pada 1 Tim 5:8 “Tetapi jika ada seorang yg tidak memeliharakan sanak saudaranya apalagi seisi rumahnya, org itu murtad dan lebih buruk dari org yang tidak beriman.”

Paulus mengatakan bahwa kegagalan dalam pemenuhan untuk kebutuhan keluarga berarti telah menyangkali iman kekristenan. Kebenaran Injil sangat terkait atau berhubungan erat dengan pekerjaan kita. Jika pekerjaan kita gagal memenuhi kebutuhan keluarga kita, maka hubungan itu putus.

3. Bekerja karena Allah menggunakan manusia utk memberkati

Bekerja adalah penting karena Allah sering menggunakan pekerjaan orang untuk memberkati yang lainnya. Gene Veith menulis: “kemampuan utk membaca firman Tuhan adalah berkat berharga yang tak terkatakan, tetapi kemampuan mengajarkan firman Tuhan adalah kemampuan tidak sepenuhnya terbentuk dipikiran anak-anak muda, ini membutuhkan karunia sebagai seorang guru. Tuhan melindungi kita melalui pekerjaan sebagai polisi dalam mengalahkan dan persenjataan lengkap dari sistem legal. Dia memberi keindahan dan arti dari pekerjaan seniman. Dia membiarkan kita melintas melalui rel dari montir mobil, pekerja jalan, pekerja pesawat, Dia menjaga kita bersih melalui pekerjaan pengangkut sampah, tukang pipa, pekerja kebersihan, dan kadang kadang org yg tidak diketahui yg membersihkan kamar hotel kita. Dia membawa orang ke dalam pertobatan melalui gembala dan melalui siapapun yang memberitakan kabar injil Yesus Kristus kepada yang tersesat. pekerja cepat saji, para penemu, para juru tulis, ahli ilmu pengetahuan, akuntan, pemusik: Mereka semua mempunyai “panggilan mulia yang digunakan Tuhan utk memberkati dan melayani orang-orang-Nya dan ciptaan-Nya (God at Work : Your Christian Vocation In All of Life,14-15).

4. Bekerja dengan mengetahui bahwa hasil akhir bergantung pada Tuhan

Batasan dari sebab dan akibat lebih banyak kaburnya daripada yang bisa terlihat.Kita sering tidak mengetahui efek panjang dari pekerjaan kita. Martin Luther menangkap bahwa iman sangat mempengaruhi cara kita berpikir terhadap pekerjaan.

“Bekerjalah dan biarkan Dia memberikan buah dari pada-Nya! Aturlah dan biarkan Dia menjadikannya makmur! Bertarunglah dan biarkan Dia memberikan kemenangan! Berkhotbahlah dan biarkan Dia merubah hati menjadi taat! Menikahlah dan biarkan Dia memberikanmu anak!  Makan dan minumlah dan biarkan Dia memberikanmu kesehatan dan kekuatan! Selanjutnya akan mengikuti seperti itu,apa pun yg kita lakukan,Dia akan mempengaruhi segalanya melalui kita dan hanya kepadaNyalah segala kemuliaan (As quoted in Veith, God At Work, 152).

5. Bekerja untuk memberi

Paulus menulis dalam surat Efesus 4:28 “orang yg mencuri janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yg baik dengan tangannya sendiri supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada org yg berkekurangan.”

Paulus tidak hanya mendukung pekerjaan tetapi memerintahkannya,dan ia memerintahkan ini karena alasan – sehingga kita dapat memperoleh keuntungan utk membantu org lain dalam memenuhi kebutuhan. Bekerja hingga kita dapat memberi adalah satu cara kita dapat mengasihi sesama kita dan membawa kemuliaan bagi Tuhan, hal tersebut sama seperti kita telah mengumandangkan nama-Nya kepada dunia.

Judul asli: Five Encouragements for Everyday Work

Diterjemahkan oleh Petty Pardede dari www.desiringgod.org

Joseph Scheumann (@JosephScheumann) is a graduate of Bethlehem College and Seminary and blogs at Reflections Along the Way. He and his wife, Martha, live in Minneapolis.

artikel terkait: http://www.kristenalkitabiah.com/4-tips-penting-bersaksi-di-tempat-kerja/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Please arrange the below number in decreasing order