Peneliti: Alkohol Tidak Baik Untuk Kesehatan

Dengan mengutip berbagai penelitian secara selektif, industri alkohol dengan gencar mempromosikan ide bahwa minum alkohol secara moderat membawa keuntungan medis. Namun sebuah penelitian skala besar yang baru-baru ini selesai, oleh Institute for Health Metrics di Universitas Washington, telah menemukan bahwa keuntungan apapun yang diperoleh dari minum alkohol, kalah dari kerugian yang diakibatkan.

Dr. Max Griswold, pemimpin penelitian tersebut, mengatakan, “Kami telah menemukan bahwa kombinasi resiko-resiko kesehatan yang berhubungan dengan alkohol, meningkat seiring dengan konsumsi alkohol dalam jumlah berapapun” (“Study shows women in Ireland have three alcoholic drinks a day”, RTE, Ireland’s national public service broadcaster, 24 Agus. 2018).

Para ilmuwan mengumpulkan data dari 592 penelitian, dengan total 28 juta peserta, untuk mengakses data resiko kesehatan global yang terhubung ke alkohol.

Setiap tahun, 2,2% wanita dan 6,8% pria mati dari masalah kesehatan yang berhubungan dengan alkohol, termasuk kanker, tuberkulosis, dan penyakit hati. Konsekuensi merugikan lainnya dari minum alkohol mencakup kecelakaan dan kekerasan. Secara global, minum alkohol adalah faktor resiko ketujuh untuk keseluruhan kematian prematur dan penyakit pada tahun 2016, demikian didapatkan oleh hasil penelitian tersebut.

Sumber : Way of Life
Gambar : Wikipedia
Diterjemahkan oleh : Graphe International Theological Seminary