Maranatha Baptist Bible College Menjadi Sangat Cool

Maranatha Baptist Bible College (MBBC di Wisconsin) mengeluarkan iklan pendaftaran mahasiswa baru yang dibuat dalam style rap Southern Gospel. Temanya adalah bahwa Maranatha itu “fun” dan “cool” dan akan memastikan sukses supaya kamu bisa tamat dan menjadi seorang yang penting “big cheese” dengan gelarmu yang “terakreditasi.”

Dalam perjalanan, kamu bisa menikmati es krim pisang dan bahkan belajar sedikit “theologi” dan bertemu dengan seorang pasangan hidup yang “cool.” Penyanyi utama lelakinya berdandan lengkap dengan T-shirt dan topi baseball yang dimiringkan dalam gaya yang sangat “cool,” dan teman-teman rap-nya juga sangat “cool” dalam baju mereka dan gerakan-gerakan rap tangan mereka.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah fakta bahwa beberapa anggota dewan dosen laki-laki muncul dalam video itu, “bergoyang” mengikuti musiknya. Bahkan ada kata kotor yang diucapkan, dan tidak ada yang lebih “cool” atau emerging selain kebebasan untuk mengucapkan kata-kata kotor. Dibandingkan dengan Christian rock, tentu video ini masih relatif “bersih,” tetapi iklan ini jelas mengikuti pola video musik dunia dan merefleksikan suatu pendekatan Sekolah Theologi yang sangat rendah dan kedagingan.

Gembala sidang Dave Sorenson berkomentar: “Yang sangat mengganggu bagi saya bukan hanya usaha anak-anak muda dalam video ini untuk berpenampilan “punk,” tetapi terlebih lagi para dewan dosen yang ikut “bergoyang” dan secara literal berdansa mengikuti musik tersebut. Satu hal bagi anak-anak kuliah untuk menghasilkan sesuatu seperti ini dari diri mereka sendiri, bahkan di sebuah sekolah tinggi theologi fundamental. Tetapi hal lain lagi bagi para pengurus sekolah tinggi tersebut untuk secara resmi memberikan dukungan mereka, yang jelas dilakukan oleh para pemimpin MBBC. Saya kenal dengan keluarga Cedarholm (Editor: Pendiri Maranatha Baptist Bible College) secara pribadi. Mereka pasti “tidak tenang” dalam kubur mereka kalau mereka melihat video ini.”

MBBC sedang bermain dengan api. Ini adalah lereng licin, dan keduniawian tidak akan berhenti sampai di sana. Ini sangat sedih, dan adalah contoh lain bahwa separatisme sedang ditinggalkan oleh banyak sekali Baptis fundamental. Video-nya dapat dilihat di _http://vimeo.com/37974789. Bisa saja video ini dicabut kapan saja, karena saya dengar pemimpin Maranatha tidak senang.

Tetapi, ketika suatu institusi tidak memilliki kesatuan arah dan visi, dan satu dalam hal-hal yang penting, maka institusi itu akan hancur. Mengingat kesesatan akhir zaman yang bagaikan topan dahsyat, rumah tangga yang terpecah belah tidak akan dapat bertahan.

EDITOR: Maranatha Baptist Bible College adalah sekolah yang didirikan oleh Cedarholm, dan sangat fundamental (berjalan seturut Firman Allah) pada waktu didirikan. Dr. Thomas Strouse adalah salah satu tamatan dari MBBC, dan dia juga pernah mengajar di sana. Tetapi setelah Dr. Cedarholm meninggal, sekolah ini juga meninggalkan posisinya. Dr. Strouse meninggalkan Maranatha puluhan tahun lalu karena MBBC tidak lagi mengajarkan doktrin gereja lokal saja, melainkan turut mengajarkan gereja universal. Buah dari semua itu bisa terlihat sekarang dari kemerosotan yang semakin terjadi. Hal ini menjadi peringatan kepada semua gereja atau Sekolah Alkitab hari ini, bahwa jika sedikit saja mereka tidak berhati-hati, maka kompromi dapat muncul.

Sumber: graphe-ministry.org / wayoflife.org