Kisah Rahab Wanita Pelacur yang Mempercayai Allah
Rahab terkenal sebagai wanita Kanaan yang tercatat di dalam kitab Yosua 2 dan Yosua 6. Rahab membantu mata – mata Israel yang dikirim oleh Yosua ketika mengintai negeri Kanaan. Ia dikenal sebagai wanita pelacur (Yosua 2:1) yang tinggal di rumah tembok Yerikho. Dengan latar belakang ini, jelas Rahab bukanlah wanita terhormat. Namun Rahab dengan berani mempertaruhkan nyawanya membantu mata – mata Israel yang dikirim Yosua ke Kanaan dengan cara menyembunyikan para mata – mata di dalam rumahnya dari pencarian oleh raja Yerikho. Rahab berbohong ketika utusan raja Yerikho mencari 2 orang mata – mata Israel dengan mengatakan bahwa kedua mata-mata telah melarikan diri sebelum pintu gerbang kota ditutup.
Latar Belakang Rahab
Sekilah kita sudah mengetahui bahwa Rahab bukanlah wanita terhormat, melainkan perempuan pelacur. Rahab salah seorang warga Kanaan, yang juga merupakan salah satu suku dari Bangsa Amori. Rahab tinggal di Yerikho, tidak ada catatan mengenai siapa orang tua Rahab. Rahab menikah dengan Salmon (Rut 4:21; Matius 1:5) dari suku Yehuda dan memiliki anak yang bernama Boas.
Peranan Rahab Bagi Bangsa Israel
Rahab mengetahui berbagai kisah penaklukan bangsa Israel terhadap bangsa – bangsa yang tidak mengenal Allah. Ia mempercayai bahwa Allah telah menyerahkan negeri Kanaan kepada bangsa Israel. Sebagai ganti pertolongan yang diberikan Rahab kepada kedua mata – mata, Rahab meminta agar keluarganya diselamatkan ketika Israel menyerang Kanaan di dalam tembok Yerikho. Sebagai tanda agar rumahnya tidak diserang oleh prajurit Israel dan tidak dihancurkan, Rahab harus mengikat tali kirmizi di jendelanya (Yosua 2:18). Tali kirmizi yang dimaksudkan adalah tali berwarna merah tua.
Alasan Kanaan Dihancurkan
Kanaan dihancurkan Allah melalui bangsa Israel karena kejahatannya menyembah dewa baal dan asyera. Baal adalah dewa kesuburan, hujan, dan badai dalam mitologi Kanaan/Fenisia. Ia dianggap mengendalikan cuaca dan hasil bumi. Penyembahan kepada dewa baal dilakukan dengan mempersembahkan hewan, mempersembahkan anak-anak kecil (Yesaya 57:5, Yeremia 19:5), melakukan prostitusi untuk meniru hubungan Baal dengan dewi Asyera, tarian, dan melukai diri. Dewa Asyera kemungkinan disembah oleh bangsa Kanaan dengan cara pembuatan patung dan tiang Asyera (Hakim-hakim 6:25; 2 Raja-raja 23:6)
Rahab Menjadi Bukti Kasih Allah
Meskipun mantan pelacur, Rahab mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu penerus garis keturunan mesias. Sebagaimana dilihat dalam silsilah Yesus Kristen di kitab Matius 1. Sebuah bukti bahwa Allah memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bertobat dan memelihara Firmannya. Rahab membantu Israel membuktikan bahwa sebagai perempuan pelacur yang lahir dari bangsa yang tidak mengenal Allah, ia mengakui kekuasaan Allah Israel pada saat itu.