Kisah Gembala George

Melangkah di sekitar ruangan kecil di gereja, kapten Rusia itu mengangguk ke arah salib di atas tembok, “Benda itu adalah sebuah kebohongan, kamu tahu,” katanya.

Kapten Rusia : Benda itu hanyalah sebuah siasat yang di pakai oleh kalian para pelayan Tuhan pakai untuk memperdaya orang miskin dan mempermudah orang kaya untuk memberimu uang. Ayo jujurlah sekarang – kita sendirian sekarang. Akuilah pada saya bahwa kamu tidak pernah sungguh-sungguh percaya bahwa Yesus Kristus adalah anak Allah.

Gembala George salib itu dan tersenyum.

Gembala George : Tentu aku mempercayai nya. Itu benar.

“Saya tidak akan membiarkan kamu memperdaya saya!” teriak kapten itu.

Ia mengeluarkan senapan revolver dari sarung pistol di sisi nya dan menodongkan nya ke tubuh sang gembala.

Kapten Rusia : Saya akan menembak kamu, kecuali kamu mengakui bahwa salib itu adalah kebohongan.

Gembala George :Saya tidak dapat mengakui hal itu, karena hal itu justru merupakan sebuah kebohongan. Tuhan kami sungguh-sungguh anak Allah. Menembak ku tidak akan merubah hal itu.

Kapten itu menjatuhkan senjata nya di lantai. Gembala itu terkejut ketika tentara itu menarik lengan nya dengan air mata di mata nya.

“Benar!” seru sang kapten. Benar, Saya juga mempercayai nya. Saya tidak bisa yakin bahwa ada orang yang mau mati demi keyakinan ini sebelum saya menyaksikan nya sendiri. Oh, terimakasih! Engkau telah menunjukkan aku bagaimana cara nya.

Martir – martir ditemukan dalam setiap keyakinan. Kita berkata bersedia mati untuk iman kita. Mereka berkata bahwa mereka juga bersedia mati untuk keyakinan mereka.

Bagaimana seorang martir kristen membuktikan iman nya lebih daripada seorang ekstrimis agama lain? Kita tidak perlu.

Bahwa orang-orang non-kristen bersedia mati untuk keyakinan mereka tidaklah membuktikan reabilitas keyakinan mereka melebihi kerelaan kita melakukan hal itu untuk membuktikan kekristenan. Hanya Allah sendirilah yang dapat membuktikan Dia Allah yang sejati.

Kita bersaksi kepada kebenaran itu sendiri. Tetapi Allah -lah Kebenaran itu sendiri. Kesaksian-Nya tentang Anak-Nya melebihi kesaksian kita. Orang-orang lain dapat menujukkan kepadamu bagaimana untuk mati demi Yesus. Tetapi hanya Allah dapat memberikan kamu jaminan penuh bahwa hal tersebut pantas.

Sumber : graphe-ministry.org