Kim Jong Un Larang Attribut Kristen di Seluruh Korea Utara

larangan-salib-korea-utaraRezim diktator komunis Korea Utara yang dipimpin Kim Jong Un membuat aturan pelarangan berbagai benda kristiani. Berbagai toko yang menjual barang-barang atribut kristiani dirazia secara besar-besaran dan dilakukan penyitaan. Khususnya pada benda-benda berbentuk salib, petugas keamanan rezim Korut melakukan penyitaan.

Bahkan yang paling konyol, anak-anak sekolah yang menulis tanda plus (+) untuk perhitungan matematika pertambahan pun harus berhati-hati agar tidak membentuk tanda plus yang menyerupai salib.

Berbagai benda lain seperti benda aksesoris tubuh seperti jepit rambut, penjepit pakaian dan lainnya pun tak luput dari pemeriksaan.

Sejak dulu, Korea Utara terkenal sangat jahat terhadap umat Kristen. Kini Rezim Kim Jong Un semakin gencar menindas dan melakukan penganiayaan terhadap umat kristen. Berdasarkan data, lebih dari 70.000 umat kristen telah ditangkap dan dianiaya di kamp kerja paksa karena mempertahankan imannya. Tidak jarang diberitakan bahwa umat kristen dipaksa menyembah berhala, jika menolak maka akan disiksa hingga mati.

 

Sumber :
Rezim Jong Un Larang Salib Kristen dan Semua Produk Serupa. 7 Agustus 2016. Kompas. Diakses 25 Agustus 2016.
North Korea BANS the crucifix as officials raid shops looking for cross. 6 Agustus 2016. Express. Diakses 25 Agustus 2016