Distorsi Terhadap Injil

Sama seperti perintah Tuhan/Firman Tuhan yaitu Alkitab, tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi, (Lihat Wahyu 22:18-19) demikian juga terhadap Injil tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi.

Sederhananya, Kita diselamatkan karena Pertobatan dan percaya kepada Yesus Kristus yang sudah menebus kita. Lihat Markus 1:15. Dan inilah berita Injil yang disampaikan oleh para Rasul, contohnya Rasul Paulus (Kisah Rasul 20:21, Kisah Rasul 16:30-31) dan injil adalah sesuatu yang kompleks dimulai dari yang sederhana ini.

Namun, kita perlu tahu bahwa ada pihak yang tidak menyukai jika manusia mengetahui dan menerima Injil yang benar, yaitu Setan. Dengan segala cara, Iblis memanipulasi berita Injil tersebut dengan menambah atau menguranginya. (Lihat Yohanes 8:44)

Oleh sebab itu, perlu kita mengetahui bagaimana caranya Iblis menambahi dan mengurangi berita Injil tersebut.

 

A.  Menambahi Injil

1. Menambahi dengan upacara-upacara

Perhatikan apa yang disampaikan oleh Firman Tuhan, dalam Kolose 2:16-23. Dalam ayat ini banyak upacara-upacara yang hari ini justru dianggap penting oleh kelompok tertentu tetapi mengabaikan pertobatan dan percaya kepada Kristus. Perhatikan Galatia 5:3-4.

2. Menambahi dengan kerajinan pelayanan

Ada pernyataan-pernyataan bahwa jikalau mau diselamatkan maka harus aktif pelayanan, melakukan kegiatan-kegiatan yang rohani dan lain sebagainya. Jelas bahwa ini salah, sebab akan bertentangan dengan pernyataan bahwa keselamatan itu bukanlah hasil usaha manusia tetapi kasih karunia Tuhan.

3. Menambahi dengan bahasa Roh

Ada beberapa denominasi yang berkata bahwa ciri-ciri orang lahir baru adalah bisa berbahasa Roh. Ini, jelas Salah!

4. Menambahi dengan oknum tertentu

Ada doktrin-doktrin yang menambahkan oknum tertentu dalam keselamatan, seperti Maria, Malaikat, Iblis, dll

5. Menambahi dengan larangan makanan dan minuman tertentu

Keselamatan yang ditambahi dengan larangan terhadap makanan adalah kesalahan yang fatal, sebab Tuhan Yesus sendiri menyatakan makanan halal (Mar 7:19)

6. Menambahi dengan injil sukses/berkat

Doktrin-doktrin yang memegang pandangan ini biasanya hanya merekrut orang-orang kaya, dalam khotbah-khotbah di mimbar perihal materi, kesuksesan dan hal-hal jasmaniah. Seringkali, perihal pertobatan dan penyangkalan diri tidak dikhotbahkan karena akan melukai pendengarnya. Biasanya, ini terjadi di gereja-gereja New Age, atau yang telah tersusupi oleh ajaran New Age tersebut.

 

B.  Mengurangi injil

1. Tidak memberitakan pertobatan

Dalam menyampaikan Injil, pertobatan adalah inti pokok permasalahan. Jika hanya berkata “percaya Yesus, kamu akan diselamatkan” tetapi tidak menyatakan pertobatan dari dosa maka ini adalah Injil yang dikurangi. Perhatikan Firman Tuhan dalam Yehezkiel 18:23.

2. Mengurangi karya penebusan

Ada beberapa doktrin yang berkata bahwa ketika diselamatkan, dosa yang diampuni hanya sebatas saat diselamatkan dan masih ada sisa dosa yang akan diperbuat. Hal ini bertentangan dengan Firman Tuhan, Perhatikan Kisah Rasul 13:39, 1 Yoh 3:5, 1 Yoh 1:7

3. Tidak memberitakan adanya neraka

Ada beberapa sekte yang tidak memberitakan Neraka, padahal ini adalah doktrin yang penting. Tuhan Yesus saja saat Dia di Bumi ini, lebih banyak bicara Neraka daripada Sorga. Lihat peringatan-peringatan-Nya (Matius 5, 10:28, 18:6-11, 23:33, Lukas 12:5, Markus 9:43-47)

4. Memberitakan pemilihan yang salah.

Salah satu doktrin pengurangan terhadap Injil adalah pernyataan bahwa Tuhan telah menetapkan segala sesuatu termasuk memilih manusia yang ke Sorga dan yang Ke Neraka. Pemilihan yang benar adalah pemilihan dalam Yesus (Efesus 1:4)

Distorsi terhadap Injil tersebut didasari karena mengutamakan opini pribadi dibandingkan Firman Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Please arrange the below number in decreasing order