Boko Haram Masuk Daftar Organisasi Teroris

Departemen Luar Negeri Amerika telah menambahkan anggota kelompok radikal Islam Boko Haram ke dalam daftar organisasi teroris internasional. Tindakan ini mengikuti tekanan yang terus berkembang di pemerintahan Obama untuk mengambil tindakan tegas terhadap kelompok yang telah meneror umat Kristen di Nigeria selama bertahun-tahun.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Victoria Nuland menggambarkan para pemimpin Boko Haram, yaitu Abubakar Shekau, Abubakar Adam Kambar dan Khalid al-Barnawi sebagai “gembong” dari kelompok radikal ini.

“Shekau secara terbuka menyatakan tujuannya untuk menggulingkan pemerintahan Nigeria dan bermaksud memberlakukan hukum Syariah yang ketat,” ungkap Nuland pada Kamis (21/6).

Dengan menggolongkan organisasi ini sebagai kelompok teroris global maka aset apapun yang mereka miliki di Amerika maupun hubungan bisnis apapun dengan orang Amerika akan dihalangi.

Kelompok radikal ini telah menargetkan gereja-gereja di Nigeria selama bertahun-tahun. Serangan-serangan itu telah menewaskan ratusan orang Kristen di tahun ini saja. Akhir pekan lalu, kelompok ini membom tiga gereja dan setidaknya 138 orang tewas dalam serangan sepanjang minggu ini saja.

Seorang juru bicara Boko Haram mengatakan bahwa kelompok itu telah menyatakan perang terhadap pemerintah Nigeria, layanan keamanan, dan kekristenan di negara itu. Dalam video yang dirilis secara online ia mengatakan, “Saya menikmati membunuh siapapun yang diperintahkan Tuhan untuk saya bunuh sama seperti saya membunuh ayam dan domba jantan.”

Sebuah tujuan yang dibarengi dengan kebencian tidak akan menghasilkan apa-apa karena kebencian itu hanya menghancurkan dan mematikan hati nurani yang dimiliki manusia.

Sumber: Jawaban