Umat Kristen Brasil Tuntut Pembebasan Pastor Youcef Nadarkhani

Sejumlah orang Kristen di Brasil turun ke jalan kota Rio De Janeiro menuntut pembebasan Pastor Youcef Nadarkhani yang ditahan selama beberapa tahun ini oleh pemerintah Iran. Protes yang diorganisir oleh Pendeta Silas Malafaia tersebut berlangsung pada Kamis (21 Juni 2012) di depan Hotel Royal Tulip di Sao Conrado, kawasan bagian Selatan Rio de Janeiro.

Sebagai informasi, lokasi yang dipilih para demonstran ini merupakan lokasi tempat menginap Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang hari itu hadir sebagai delegasi negaranya di konferensi PBB mengenai pembangunan berkelanjutan.

Bertujuan menarik perhatian presiden Iran dan pers internasional, para pengunjuk rasa memegang spanduk bertuliskan “Presiden Ahamdinejad bebaskan Pastor Youcef Nadarkhani! Wujudkan Kebebasan Beragama di Iran sekarang!”

Surat resmi juga disampaikan kepada presiden Iran, di mana para pendeta Kristen Brasil ini mengajukan permohonan untuk kehidupan Pastor Nadarkhani.

“Kami, para pendeta Kristen dari Brasil, mewakili jutaan evangelis di negara kami, dengan ini mengajukan banding untuk kehidupan bekas warga Anda yang dipenjara, Tuan Youssef Nadarkhani, yang sempat mengirimkan permohonan doa atas namanya dan atas nama keluarganya melalui internet.”

“Kami evangelis dari Brasil, mengikuti prinsip Alkitab tentang toleransi dan di atas semua hak kehendak bebas, membela hak-hak semua umat Islam yang saat ini tinggal di Brasil untuk secara bebas mengakui iman mereka dan budaya mereka. Dan, dengan cara yang sama, kami mengharapkan timbal balik dari pemerintah Anda terhadap orang-orang Kristen Iran di negara Anda.”

Hubungan diplomatik yang baik antara Brasil dan Iran dipandang sejumlah pihak sebagai harapan bagi upaya untuk melepaskan Pastor Nadarkhani.

Sementara itu, Jordan Sekulow, direktur Pusat Amerika untuk Hukum dan Keadilan (ACLJ) di Amerika Serikat, yang memantau kasus ini, satu-satunya yang dapat menyelamatkan Pastor Nadarkhani adalah tekanan internasional, terutama dari negara-negara seperti Brasil yang memiliki hubungan dekat dengan Iran.

Youcef Nadarkhani, 34 tahun, merupakan salah seorang pemimpin jaringan gereja rumah di negara Timur Tengah. Sebelum penangkapannya pada 2009, ia adalah gembala dari sebuah jemaat berjumlah 400 orang di provinsi Gilan.

Nadarkhani ditangkap pada Oktober 2009 karena memprotes ajaran agama Islam yang diwajibkan sekolah kepada anak-anaknya dan dituntut karena melakukan penginjilan. Namun, ternyata sanksi hukum yang ia terima ini tidak menggoyahkan imannya, sebaiknya hal tersebut semakin menyamangatinya untuk menginjili kaum bangsanya.

Cakka.web.id : Menginjil adalah sebuah kejahatan di negara-negara islamis. Padahal menginjil atau menyebarkan agama adalah sesuatu hal yang umum dilakukan seluruh agama yang ada di muka bumi ini. Sejarah mencatat berbagai umat agama telah berusaha menyebarkan agamanya ke berbagai pelosok dunia. Mari kita doakan dan dukung terus agar saudara kita Youcef Nadarkhani dapat bebas dan mempertahankan imannya.

Sumber: Christian Post / Jawaban / Verdade Gospel