Kristen Alkitabiah

Artikel Kristen, Berita Kristen dan Belajar Alkitab

Renungan

Perkataan yang Tepat Pada Momen yang Tepat

KristenAlkitabiah.com – Renungan Harian tanggal 4 Desember membawa kita ke dalam kisah inspiratif tentang bagaimana “perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya” dapat membentuk takdir seseorang. Kisah ini, diambil dari buku “This Day In Baptist History II,” memberikan contoh nyata dari bagaimana sebuah kata-kata, bahkan hanya sebuah kalimat, dapat menjadi instrumen dalam rencana Tuhan.

Pada awal abad ke-19, saat Boston sedang mengalami kebangunan rohani pada tahun 1803, seorang wanita muda tak dikenal menulis surat kepada temannya. Surat tersebut berisi cerita tentang peristiwa kebangunan rohani, tetapi yang membuatnya istimewa adalah catatan tambahan yang ditujukan khusus kepada suami temannya. Dalam satu kalimat, tanpa disadari, wanita ini menjadi alat yang Tuhan gunakan untuk membawa keselamatan kepada suami temannya, David Goddard.

David Goddard, setelah mendengar perkataan yang tepat pada waktunya tersebut, mengalami pertobatan dan kemudian menjadi seorang Gembala di gereja Baptis di Wendell, Massachusetts. Selama dua puluh enam tahun, ia setia melayani Tuhan. Namun, cerita ini tidak berhenti di situ.

Putra David Goddard, Josiah, lahir pada tahun 1813. Josiah tumbuh dalam lingkungan yang kaya rohaniah dan pada usia tigabelas, ia menyatakan iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Dengan ketekunan, ia mengejar pengembangan minat akademis dan spiritualnya. Setelah lulus dari Brown University pada tahun 1835, Josiah mengikuti pelatihan teologi di Institut Teologi Newton dan menyelesaikannya pada tahun 1838.

Ketika Tuhan memimpin hidup Josiah, ia bertemu dengan Eliza Ann Abbott. Seorang pekerja pabrik yang berkorban untuk memberikan pendidikan kepada Eliza Ann, yang kemudian menjadi istri Josiah. Bersama-sama, pada tanggal 4 Desember 1838, mereka ditugaskan di Gereja Baptis Charles Street di Boston, memulai perjalanan misi mereka yang membawa mereka ke Bangkok, Siam, dan Ningpo, Tiongkok.

Josiah Goddard menunjukkan keahlian luar biasa dalam mempelajari bahasa Mandarin, dan hanya dalam dua tahun, ia menjadi gembala gereja Tionghoa di Bangkok. Kehidupan misionaris mereka penuh dengan pekerjaan menerjemahkan, mencetak, menginjil, mengajar, dan bahkan melayani sebagai dokter. Josiah tetap tekun meskipun menghadapi ujian penyakit yang parah.

Meskipun penyakit membuat Josiah sulit berbicara di depan umum, ia beralih ke pekerjaan penerjemahan. Pada tahun 1853, ia menyelesaikan terjemahan Perjanjian Baru dalam bahasa Mandarin. Karya penerjemahannya dihargai sebagai presentasi klasik Firman Tuhan dalam bahasa Cina hingga akhir abad kesembilan belas.

Namun, hidup Josiah diakhiri dengan kepulangannya pada tanggal 4 September 1854, akibat penyakit yang parah. Eliza Ann kembali ke Amerika pada tahun 1855 dan meninggal pada tahun 1857.

Kisah ini menggambarkan betapa sebuah perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya dapat membawa dampak besar. Mulai dari pertobatan seorang suami, kelahiran seorang misionaris, hingga karya penerjemahan yang memberikan Firman Tuhan kepada masyarakat Tiongkok.

Renungan ini juga mengajak kita untuk mempertimbangkan penggunaan kata-kata kita dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dunia yang modern, kita memiliki peluang lebih besar untuk berbagi pesan Injil melalui media sosial dan saluran komunikasi lainnya. Jangan meremehkan kekuatan kata-kata kita, karena Tuhan dapat menggunakan mereka untuk membawa dampak kekal di kehidupan orang lain.

Begitu juga, kita diajak untuk berpikir jauh ke depan, menyadari bahwa apa yang kita lakukan hari ini dapat membawa dampak di kehidupan kekal. Seperti yang diingatkan dalam renungan tambahan, “perkataan yang tepat yang diucapkan pada waktu yang tepat bisa membawa hadiah di Sorga kelak.”

Mari kita bijak dalam menggunakan perkataan kita, baik dalam membagikan pesan Injil maupun dalam memberikan dorongan dan nasihat rohani kepada sesama. Tuhan telah berjanji bahwa firman-Nya tidak akan kembali dengan sia-sia, dan kita dapat menjadi alat dalam tangan-Nya untuk menyebarkan kasih dan kebenaran-Nya di dunia ini.

Sumber: Graphe Ministry

KristenAlkitabiah.com sudah berdiri sejak 2009, dengan dibiayai dari dana pribadi dan iklan.

Ijinkan iklan tampil di browser kamu untuk membantu pembiayaan situs ini.