10 Hal Penting yang Harus Kita Ketahui Tentang “Trinitas”

Trinity

Ajaran tentang “Trinitas” atau “Tritunggal” mengganggu banyak orang. Kelompok Saksi-saksi Yehuwa menolaknya, Alquran juga menolaknnya, dan banyak teolog salah mengajarkannya.

Doktrin Trinitas atau Tritunggal merupakan salah satu ajaran yang paling khas / unik dari semua jaran Kristen, yang membedakan agama Kristen dari semua agama lainnya, termasuk agama monoteistis lainnya (seperti Yudaisme dan Islam). Karena pandangan Kristen tentang Allah itu unik, misterius, dan ajaib bagi pikiran yang terbatas, maka pandangan ini kerap disalahmengerti dan disalahtafsirkan.

Kata “Trinitas” atau “Tritunggal” mengacu pada “tiga kesatuan” (tiga dalam satu), yang hendak menyampaikan kebenaran alkitabiah bahwa ada pluralitas dalam kesatuan natur Allah (satu Allah dalam tiga “pribadi”). Kekristenan yang bersejarah meneguhkan kepercayaan kepada satu Allah yang sangat sempurna, kekal dan bersifat pribadi – Pencipta transenden dan pemelihara yang berdaulat atas alam semesta. Allah yang satu ini Tritunggal. Dia ada sepanjang masa dan sekaligus merupakan tiga pribadi yang berbeda dan dapat dibedakan (meskipun tidak dapat di pisahkan): Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

Ketiga pribadi dalam ketuhanan-Nya, atau keillahian-Nya memiliki satu natur Ilahi yang sama dan utuh. Oleh sebab itu, ketiganya adalah Allah yang sama-sama kedudukannya dalam karakteristik, natur, dan kemuliaan.  Allah telah mengungkapkan diri-Nya sebagai satu dalam esensi dan substansi (keberadaan) namun tiga dalam subtansi (kepribadian). Sehubungan dengan apa Allah itu (esensi), Allah hanya ada satu; sehubungan dengan siapa Allah itu (subsitensi), Allah ada tiga. Jadi, secara filosofis, Allah adalah “satu Apa” dan “tiga siapa”.

Bila disusun dalam struktur kalimat negatif, maka ketiga pribadi itu bukan tiga Allah yang berbeda (triteisme) Sebab hal itu akan memisahkan esensi, melainkan hanya satu Allah (monoteisme). Dan juga bukan satu pribadi tunggal (monarkianisme, modalisme) karena hal itu akan mencampuradukkan atau membaurkan pribai-pribadi itu, melainkan tiga pribadi yang berbeda dan dapat dibedakan (Tritunggal).

10 Hal penting Mengenai Trinitas

Sepuluh hal berikut ini menyampaikan informasi esensial tentang Trinitas. Poin-poin ini akan menjelaskan tentang apa yang disebut Trinitas Allah dan apa yang bukan Trinitas Allah.

1. Hanya ada satu Allah (satu esensi atau keberadaan Allah). Trinitarianisme (Trinitarianisme adalah pengajaran bahwa Allah adalah tritunggal, bahwa Dia menyatakan diri-Nya dalam tiga Pribadi yang setara dan sama kekalnya) adalah monoteisme (kepercayaan pada satu Tuhan) yang unik, dan kebenaran yang mendasari monoteisme berakar di dalam Kitab Suci PL dan PB. Oleh karena itu, umumnya trinitarianisme ortodoks menolak politeisme dan khususnya triteisme karena keduanya memisahkan satu esensi Allah.

2. Ketiga pribadi Allah masing-masing Ilahi yang utuh, semua memiliki satu esensi ilahi yang sama dan utuh (Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus). Keilahian ketiga pribadi ini juga didasarkan pada Kitab Suci PL dan PB.

3. Ketiga pribadi Trinitas tidak boleh di pahami sebagai tiga “bagian” dari Allah. Setiap pribadi sepenuhnya ilahi dan sama-sama memiliki seluruh keberadaan Allah.

4. Istilah “bagian” yang mengacu pada Trinitas digunakan dalam arti yang unik. Istilah ini tidak boleh di pahami sebagai entitas atau keberadaan  yang terpisah  dan otonom karena hal itu akan memisahkan esensi Ilahi.

5. Tidak seperti semua ciptaan Allah yang terbatas, Allah memiliki pluralitas kepribadian di dalam satu keberadaan-Nya yang tidak terbatas. Trinitas adalah salah satu contoh prinsip teologis yang dikenal sebagai perbedaan Pencipta/makhluk ciptaan.

6. Para anggota Trinitas secara kualitatif sama dalam karakteristik, natur, dan kemuliaan. Alkitab mengungkapkan kerelaan subordinasi  di antara pribadi-pribadi Ilahi dalam hal posisi atau peran (misalnya: Sang Anak tunduk kepada Sang Bapa, Roh Kudus keluar dari Sang Bapa dan Sang Anak), tetapi di sana sama sekali tidak ada ketidaksetaraan (inferioritas) esensi atau natur. Oleh karena itu, pribadi-pribadi tersebut setara dalam keberadaan, tetapi berbeda (atau menghormati) hanya dalam peran atau posisi.

7. Para anggota Trinitas itu abadi / kekal dan sekaligus berbeda sebagai tiga pribadi. Dengan kata lain, keilahian selamanya telah ada, kini ada, dan selamanya akan hidup sebagai tiga pribadi: Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Tak satu pun dari pribadi-pribadi ini yang muncul atau menjadi Allah pada suatu waktu tertentu. Karena itu trinitarianisme ortodoks menolak segala bentuk Arianisme (sebuah ajaran yang membuat Sang Anak sebagai ciptaan Allah dan menyangkal kepribadian dan keilahian Roh Kudus).

8. Ketiga anggota dalam keilahian ini adalah pribadi-pribadi yang berbeda dan dapat di bedakan satu sama lain (Mis: Sang Bapa bukan Sang Anak, Sang Bapa bukan Roh Kudus, dan Sang Anak bukan Roh Kudus). Oleh karena itu, trinitarianisme ortodoks menolak segala bentuk modalisme (yang mencampuradukkan atau membaurkan pribadi-pribadi itu dengan mendefinisikan mereka hanya  sebagai bentuk eksistensi atau ekspresi).

9. Allah yang “esa” dan “tritunggal” ada dalam hal-hal yang berbeda. Dengan kata lain, jalur di mana   Allah adalah satu (esensi) berbeda dari jalur di mana Allah adalah tiga (subsistensi). Selama berabad-abad para teolog dan filsuf Kristen telah menyatakan bahwa sangat penting untuk membedakan antara esensi Tuhan di satu sisi dan subsistensi Allah di sisi lain.

10. Jalur di mana Allah adalah satu tidak melanggar jalur di mana Allah adalah tiga, dan sebaliknya. Perbedaan antara esensi Allah yang tunggal (keberadaan) dan subsistensi Allah yang jamak (kepribadiaan) itu penting untuk menghilangkan kebingungan tentang doktrin Trinitas.

Diadaptasi oleh Eva Susanty dari buku: Without a Doubt oleh Dr. Kenneth R. Samples.

Dr. Kenneth Samples adalah presiden bidang Apologetika teologi dan filosofi di Reasons To Believe. Ia juga sebagai konsultan riset senior di Christian Research Institute (CRI), pengasuh program radio yang terkenal Bible Answer Man. Kenneth banyak menulis artikel-artikel dan bubu-buku Apologetika Kristen.

Baca juga artikel lainnya yang berjudul 10  Hal Yang Harus Diketahui Tentang Injil Sejati dan Dasar Alkitab untuk Ajaran TRITUNGGAL.

5 comments

  • zacharias Pattimukay

    Ini web yang sangat baik tentang pengajaran Kristen

  • Grace

    Saya tidak setuju dengan penjabaran pengertian trinitas disini. kedengarannya seperti allah-nya orang hindu. dimana allahnya orang hindu adalah Sang Hyang Widhi terbagi atas 3 karakter pribadi – Brahma, Shiwa, Wisnu yang hidup kekal. Kalau ketiganya bersatu barulah menjadi Sang Hyang Widhi.

    Kalau saya menjelaskan Trinitas kepada sobat2 muslim / non-kristen, saya akan bilang bahwa Allah yang Maha Kuasa mendapat sebutan Allah Bapa karna Ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Karna Allah Bapa ini wujudnya dalam bentuk Roh yang kudus, suci, maka Ia mendapat sebutan Allah Roh Kudus yang dapat bergerak dengan tidak terbatas ruang dan waktu ( omnipotent ). Lalu Allah Bapa ini turun ke bumi mengambil rupa manusia dengan misi untuk menebus dosa manusia supaya manusia bisa kembali dilayakkan untuk masuk ke Surganya yang kudus, suci itu dan hidup kekal bersama2 dengan Allah. Nah, Allah Bapa dalam rupa manusia ini mendapat sebutan Allah Anak dengan nama yang dikenal Yesus Kristus. Jadi… Allah Bapa adalah juga Allah Anak, dan adalah juga Allah Roh Kudus.

    kalau anda bilang ” The Father IS NOT The Son IS NOT The Holy Spirit” tapi dari 1 God, maka seolah2 anda bilang bahwa oh .. kepala saya ini adalah The Father. oh.. tangan saya ini adalah The Son. dan kaki saya ini adalah The Holy Spirit. 3 bagian yang terpisah dari Tubuh Allah. Satu hilang, tubuh Allah menjadi cacat. Jelas itu tidak benar. Yesus dalam tubuh manusianya, bila IA MENGINGINKANNYA, maka ia sanggup berada di berbagai tempat di bumi di satu waktu yang sama bersama tubuh manusianya. kok bisa ? karna Yesus adalah Roh Kudus, Ia juga adalah Allah Bapa itu sendiri.

    Begitu pendapat saya. thanks.

    • Eliyusu Zai

      salam Kasih Grace

      saya menghargai pendapat saudara/i tentang trinitas.
      dalam study pembelajaran Alkitab, pandangan anda tersebut biasanya dikenal dengan istilah “MODALISME atau SABELIANISME”
      paham ini menyatakan bahwa Allah yang Esa itu terwujud dalam tiga modus makanya disebut modalisme. dan disebut sebagai sabelianisme karena tokoh yang mempopulerkan paham ini bernama sabelius.

      Sebenarnya, bukan masalah bahwa ini pandangan saya atau pandangan anda ataupun pandangan siapa saja…
      melainkan apa yang Alkitab katakan.

      jika anda mengatakan bahwa konsep trinitas dalam topik ini sama dengan Hinduism, itu tidak benar. sebab konsep Hinduism mengenai “trinitas” yaitu tiga pribadi dan tiga hakekat serta saling bertentangan.
      sedangkan konsep Alkitab, tiga pribadi dalam satu hakekat, satu esensi, satu tujuan. tiga pribadi namun ESA, sedangkan Hinduism tiga pribadi dan tidak esa.

      konsep Allah yang tritunggal tidak bisa kita pahami sepenuhnya karena hal ini adalah misteri, sebab jika kita bisa memahami Allah sebeanrnya itu bukan Allah yang sejati melainkan Allah yang datang dari konsep berpikir kita.

      modalism akan kesulitan menjawab ketika yang tiga pribadi tersebut hadir bersama-sama, misalnya saat Yesus dibaptis, kemudian ada Roh Kudus dalam wujud merpati, dan ada Allah Bapa yang berkata-kata dari Sorga..
      demikian dulu, kalau masih ada yang belum dipahami silahkan tanya lagi ya…
      salam kasih.

  • Johanes Sudarsiman

    Dear esquire Brother and sister which beloved in Jesus Christ.
    My name: Ir Johanes Sudarsiman
    one day I get illumination from Holy Spirit regarding Trinity, later then I wrote in Indonesian version, because limitation in my English hence marginally I try to translate in English, if there are not clearly to understanding please back to original in Indonesia version. I pray to Lord Yesus to give illuminate to all reader.
    I would like to share my testimony personally regarding the Truth of Trinity. I wrote in website, more detail please download in top internet type : ****-****.com
    or in google type: ****-****.com in this web there is explaination by picture to easy understanding about Trinity. Google website : ****-****.com

    I often hear in dialogue and debate all that is not Christian certainly inquire about the Trinity, even a Christian would want to abolish the concept of the Trinity, based on these conditions I would like to share knowledge about the Trinity that I can from the illumination of the Holy Spirit, so I tried to translate the book from titled “Digging the truth of the Trinity, sow love, reap salvation” (Menggali kebenaran Trinitas, menabur kasih, menuai keselamatan”) which only relate to the Trinity alone to assist in evangelism.

    Based on the illumination of the Holy Spirit and dialogue with many people, the authors can conclude a few questions:
    1. What was first created by God Yahweh?
    2. Why humans can think and cultured while animals can not think and do not have a culture.
    3. Who was the first to use the concept of the Trinity?
    4. For what the concept of the Trinity was there?
    5. Jesus spoke in John: 10:30 “I and the Father are one.” but Jesus did not recognize the Day of Judgment? in Matthew: 24:36
    6. Yesus also God but Jesus did not know doomsday Matthew: 24:36
    7. why Jesus is called Messiah and why Jesus is called God?
    8. Jesus God why should fast
    9. Jesus is God why would die when he spoke in Matthew 27:46 “… That is to say, My God, my God, why hast thou forsaken me?

    The questions 5 and 6 is a beautiful philosophy once magnificent, yet there is no a philosophy in the world as beautiful as this question the first the Holy Spirit illuminate me about the Trinity and enjoin to me write this book, if you can answer this question I am sure You have illuminated by Lord Jesus, If you still have no answer, please read this book, you will fully understanding about Trinity. You will shock the answer no.1 is Proverbs: 8 22-32, why did God Yahweh sent Proverbs: 8 22-32?

    Best Regard
    Johanes Sudarsiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Please arrange the below number in decreasing order