Sahabat Dunia Vs. Sahabat Orang berdosa

Worldly-Church1Umat Allah harus menjadi sahabat orang-orang berdosa, tetapi bukan sahabat dunia (Yakobus 4:4). Menjadi sahabat orang berdosa berarti mengasihi mereka dan ingin mereka diselamatkan. Sebaliknya, menjadi sahabat dunia adalah mengasihi dosa dan sistem dunia yang jahat ini yang ilahnya adalah Setan (2 Kor. 4:4).

Karakteristik dari dunia ini adalah keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup (1 Yohanes 2:15-16).

Banyak gereja dan orang-orang Kristen tidak dapat lagi membedakan kedua hal ini. Dengan menyukai dan merangkul budaya pop yang sensual – dengan film-film jorok dan penuh kekerasan, music-musik, dan video klip dan game-nya yang tidak baik, gaya pakaiannya yang tidak sopan dan senonoh, sikapnya yang angkuh, cara bicaranya yang kasar dan jorok, dll. – mereka mengklaim sedang menjangkau orang-orang berdosa dan sedang mengikuti jejak Yesus. Tetapi Yesus adalah kudus dan terpisah dari perbuatan orang-orang berdosa (Ibrani 7:26).

Karena salah paham, Yesus difitnah sebagai seorang pelahap dan peminum oleh musuh-musuh-Nya ketika Ia duduk bersama dengan orang-orang berdosa (Luk. 7:34), padahal Ia sama sekali tidak membenarkan dosa-dosa mereka. Yesus bukanlah tukang pesta atau seorang yang sehari-harinya mencari kesenangan semata seperti yang digambarkan dalam buku The Shack. Itu adalah Kristus yang palsu.

Yesus mengasihi orang-orang berdosa, tetapi Ia membenci dan menegur dosa. Ia menyuruh wanita yang berdosa itu untuk “jangan berbuat dosa lagi” (Yoh. 8:11). Ia sering memperingatkan akan api neraka yang kekal dan mengkhotbahkan “jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa,” yang tentunya akan membubarkan pesta manapun!

Alkitab sangat tegas terhadap perbuatan dosa dengan mengatakan: “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu” (Efesus 5:11). “ … bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa” (Yudas 23).

Sobat, jangan tertipu oleh kesesatan Zaman akhir dan kenikmatan duniawi, yaitu Kekristenan rock & roll digambarkan dalam 2 Timotius 4:3-4. Semua itu adalah ranjau atau jebakan yang ditanam iblis untuk menghancurkan kehidupan Anda.

By Dr. David Cloud (www.wayoflife.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Please arrange the below number in decreasing order