Protes Charlie Hebdo, Umat Kristen dan Gereja Niger Diserang

Sebagai tindakan protes terhadap Charlie Hebdo yang mengeluarkan karikatur mengenai nabi muhammad 7 gereja di Niger diserang dan dibakar. Akibat insiden ini 4 orang umat kristen tewas dibunuh dan diperkirakan puluhan umat kristen terluka.

Sebagian gereja yang dibakar adalah gereja aliran evangelis yang berada di sisi kiri sungai Niamey yang membelah kota itu. Beberapa gereja itu bertempat di sejumlah vila kecil dan tidak memajang tanda-tanda keagamaan apapun.

Protes awalnya dimulai di luar masjid raya Niame, lalu menyebar ke daerah lainnya satu hari setelah lima orang tewas di kota Zinder Niger. Demonstrasi di Niger ini  diikuti oleh ratusan orang yang berkumpul di luar masijid raya Niamey dengan meneriakkan “Allahu Akbar”.

Meskipun 100 polisi anti huru-hara sudah diturunkan, namun tidak dapat meredamkan kekerasan yang dilakukan para pemrotes Charlie Hebdo yang berjumlah sekitar 1000 orang.

Selain gereja, bangunan lain milik non Muslim juga menjadi target, seperti bar, hotel, toko-toko umat kristen, pusat budaya Prancis dan kantor-kantor. Pastor Zakaria Jadi, salah satu pemimpin gereja yang terbakar di Niamey, mengatakan dia tengah menggelar rapat dengan tetua gereja ketika mendengar adanya serangan.

‘Saya tergesa-gesa dan mengatakan kepada rekan saya di Gereja untuk membawa keluarga mereka ke sebuah tempat,” kata dia kepada BBC World Service. “Saya membawa keluarga saya keluar dari tempat itu, Ketika saya kembali saya menemukan semuanya telah habis. Tidak ada yang tersisa di rumah saya dan juga di gereja.”

Protes serupa terjadi di sejumlah negara seperti Sudan, Pakistan, Aljazair, dan Somalia. Namun, pemberitaan kekerasaan seperti ini baru dilaporkan terjadi di Niger.

Baca juga : Gereja Sanjiang di Wenzhou Dihancurkan

 

Sumber :

_http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150118_niger

_http://internasional.kompas.com/read/2015/01/17/23252461/Unjuk.Rasa.Menentang.Charlie.Hebdo.di.Niger.7.Gereja.Dibakar