Kristen Alkitabiah

Artikel Kristen, Berita Kristen dan Belajar Alkitab

Berita KristenPersecution

Kerusuhan Atas Penjualan Babi di Uganda Utara: 5 Kristen Tewas, Puluhan Terluka

YUMBE, UGANDA — Setidaknya lima orang Kristen tewas dan 44 lainnya terluka dalam kerusuhan kekerasan yang meletus pada 4 November di Yumbe, Uganda utara. Kekerasan ini dipicu oleh seruan dari seorang pemimpin Islam setempat untuk menyerang komunitas Kristen terkait praktik penjualan daging babi di dekat sebuah masjid.

Ketegangan memuncak setelah beredarnya video pada malam 3 November yang menampilkan Sheikh Kasim Abdalla dari Masjid Munir. Dalam video tersebut, Abdalla menyerukan mobilisasi distrik-lebar, yang ia sebut “Operasi Albadiri,” untuk “membersihkan Yumbe dari praktik-praktik yang tidak suci” dan memprotes penjualan babi di area bisnis pusat kota Yumbe. Ia menegaskan bahwa “Yumbe didedikasikan untuk Allah dari awal. Kami tidak dapat mengizinkan toko-toko babi beroperasi di sini.”

Demonstrasi yang dimulai dengan damai pada 4 November dengan cepat berubah menjadi kekerasan ketika massa mulai menargetkan toko-toko, rumah, dan gereja-gereja milik orang Kristen.

Korban Jiwa dan Kerusakan

Lima korban Kristen yang dikonfirmasi tewas adalah:

  • Jackson Lameriga (34), dari New Revival Church Yumbe, yang meninggal di rumah sakit setelah menderita luka tusukan pedang (Somali sword stabs).
  • Collins Chadiru dari Church of Uganda, yang meninggal di rumah sakit setelah dipukul dengan batu, menyebabkan cedera kepala parah dan tangan patah.
  • Recheal Anyandiru dari Koboko Baptist Church.
  • Philemon Okou dari Deliverance Church, yang tewas seketika setelah kepalanya terkena lemparan batu.
  • Ben Gracious Padi, seorang evangelis dari Koboko Baptist Church, yang dilaporkan dilempari batu sampai mati oleh pengunjuk rasa saat berkhotbah di jalanan Yumbe.

Selain korban jiwa, puluhan rumah dan beberapa gereja, termasuk St. Peter’s Anglican Church, Lodonga Pentecostal Church, dan Yumbe Revival Centre, dirusak atau dibakar. Banyak bisnis milik Kristen juga dijarah dan dibakar.

Tindakan Aparat dan Latar Belakang

Pasukan keamanan turun tangan setelah situasi memburuk, menggunakan gas air mata dan tembakan peringatan untuk membubarkan para perusuh. Lebih dari 30 orang, termasuk Sheikh Abdalla, ditangkap atas tuduhan menghasut kekerasan agama dan menyebarkan kebencian. Penyelidikan atas insiden tersebut masih berlangsung, dan aparat keamanan tetap bersiaga di Yumbe Town untuk mencegah kekerasan lebih lanjut.

Para pemimpin Kristen telah menyerukan perlindungan pemerintah Uganda, sementara warga setempat menekankan hak semua kelompok untuk menjalankan bisnis di kota tersebut. Insiden ini menambah daftar pola kekerasan yang menargetkan orang Kristen di Uganda, meskipun hukum nasional menjamin kebebasan beragama. Distrik Yumbe sendiri mayoritas penduduknya (sekitar 76%) adalah Muslim.


Sumber

Global Catalyctic Ministries. (2025, November 17). Five Christians were killed and 44 injured on Nov. 4 in Yumbe, northern Uganda, after an Islamist leader urged Muslims to attack Christians over pork sales near a local mosque. Instagram. https://www.instagram.com/p/DRKrY4lkeVM/?igsh=MXhsZ2x0M25jNTV1cw%3D%3D

Birrell, D. (2025, November 15). Christians killed in protests over pork in Uganda. Premier Christian News. https://premierchristian.news/en/news/article/christians-killed-in-protests-over-pork-in-uganda

Morning Star News. (2025, November 14). 5 Christians killed, 44 wounded after Muslim leader calls for massacre over selling pork. The Christian Post. https://www.christianpost.com/news/5-christians-killed44-injured-in-muslim-attack-for-selling-pork.html

Liputan video berita tentang 5 Christians killed, 44 wounded after Muslim leader calls for massacre over selling pork. (2025, November 14). [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=lBofPFdkbmY

KristenAlkitabiah.com sudah berdiri sejak 2009, dengan dibiayai dari dana pribadi dan iklan.

Ijinkan iklan tampil di browser kamu untuk membantu pembiayaan situs ini.