Penguin Terbang di Dalam Air
Pernyataan bahwa penguin adalah burung yang tidak mampu terbang sebenarnya kurang tepat. Faktanya, penguin telah dirancang secara khusus untuk terbang, hanya saja lingkungan tempat mereka “terbang” berbeda. Saat penguin mencari makan, mereka tidak melakukannya di udara, melainkan di dalam air. King Penguin adalah salah satu contoh terbaik dari “penerbang” bawah air yang luar biasa.
Para ilmuwan telah menggunakan alat perekam untuk mempelajari perilaku menyelam King Penguin. Hasilnya cukup mengejutkan: burung ini dapat menyelam hingga kedalaman lebih dari 600 kaki untuk berburu mangsa. Selain itu, penelitian terhadap metabolisme mereka menunjukkan bahwa menyelam hingga kedalaman 100 kaki hanya memerlukan sedikit energi. Dalam sehari, seekor penguin dapat melakukan lebih dari 300 kali penyelaman ke berbagai kedalaman! Hal ini menjadi semakin menakjubkan jika mengingat bahwa mereka melakukannya sambil menahan napas.
King Penguin harus menyelam ke kedalaman tersebut untuk mencari makanan utama mereka, yakni cumi-cumi. Setiap kali pergi ke laut, penguin diperkirakan menangkap antara 50 hingga 90 ekor cumi-cumi. Jumlah ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi mereka sendiri sekaligus untuk memberi makan anak-anak mereka yang menunggu di sarang.
Daripada dianggap kehilangan kemampuan terbang, penguin seharusnya dilihat sebagai burung yang sayapnya telah berevolusi untuk kebutuhan lain. Sayap King Penguin dirancang secara sempurna untuk “terbang” di dalam air, memungkinkan mereka mencapai kedalaman luar biasa dan menangkap mangsa dengan efisien. Hal ini menjadi bukti bagaimana desain mereka sangat sesuai dengan fungsi yang diembannya. Bahkan, keberadaan mereka pun menjadi wujud penghormatan kepada Sang Pencipta.
Sumber: J. A. Miller, “Deep Dives at Sea with King Penguins,” Science News, Vol. 122, No. 8, hal. 119 (creationmoments.com