Kristen Alkitabiah

Artikel Kristen, Berita Kristen dan Belajar Alkitab

Sejarah

Kisah Pelayanan Nehemiah Coxe

KristenAlkitabiah – Kita seringkali membayangkan para pendahulu Baptis kita sebagai orang-orang yang tidak terlalu terpelajar dan terutama orang-orang yang bersemangat tetapi memiliki sedikit pencapaian akademis. Namun, Allah membangkitkan beberapa orang yang unik dengan kemampuan mental yang luar biasa di antara leluhur kita. Sudah pasti John Bunyan adalah orang seperti itu, namun sesungguhnya banyak orang di gereja Bedford di Inggris adalah orang-orang yang luar biasa.

Pada tanggal 21 Januari 1672 (hari ini), di dalam pertemuan tempat John Bunyan ditunjuk untuk menggembalakan gereja Bedford, tujuh orang lainnya diwawancara dan dikhususkan untuk pekerjaan pelayanan. Diantara orang-orang itu adalah Nehemiah Coxe, yang digambarkan sebagai “seorang yang sangat pintar, terpelajar, dan bijaksana.”

Coxe adalah penduduk asli Bedford dan telah diterima sebagai anggota jemaat pada bulan Juni 1669, dan dipercayai bahwa ia dibaptis oleh John Bunyan. Coxe membuktikan dirinya sebagai seorang penulis yang handal dan menulis beberapa buku yang diterbitkan yang dipakai oleh Allah. Ia menolak sebuah panggilan dari gereja Baptis yang dekat di Hitchin, dan seiring berjalannya waktu dia katanya dipenjarakan di Bedford karena memberitakan Injil.

Perkembangan yang menarik terjadi pada hari Coxe dibawa masuk ke ruang pengadilan. Pada masa-masa sebelum itu, Coxe adalah seorang tukang sepatu, dan oleh karena itu dikenal oleh pengadilan sebagai seorang “tukang sepatu.” Reverend Coxe mengemukakan kasusnya di hadapan pengadilan dalam bahasa Yunani, dan ia kemudian membuat pusing jaksa penuntut dengan menjawab tuduhan-tuduhan mereka dalam bahasa Ibrani.

“Hakim menunjukkan keterkejutannya, dan memberikan komentar bahwa tidak seorangpun di sana dapat menjawab dia. Coxe mengklaim hak untuk mengadakan pembelaan dengan bahasa apapun yang dia suka. Hakim menutup kasusnya, sambil berkata kepada pengacara, ‘Ah, nampaknya si tukang tambal sepatu telah mendiamkan kita semua, Saudara-Saudara.” Di Kemudian hari Coxe pindah ke London dan menghidupi dirinya dengan bekerja dalam bidang medis,” karena jemaat-jemaat yang teraniaya berukuran kecil, dan kebanyakan Gembala harus bekerja sampingan.

Akhirnya, ia menerima sebuah panggilan untuk menggembalakan bersama-sama Gembala lainnya di sebuah gereja Baptis terkenal di London, yakni Petty-France. Juga menarik bahwa pada tahun 1678, Petty-France Baptist Church bergabung dengan Particular Baptists Association. Coxe ikut hadir sebagai seorang utusan ke pertemuan Asosiasi itu dan melaporkan hasilnya kepada jemaatnya.” Pada tahun 1682 badai penganiayaan yang hebat menimpa gereja Petty-France, tetapi Dr. Coxe melayani jemaat dengan setia bersama dengan asisten gembalanya, William Collin, selama setidaknya 20 tahun.


________________

Renungan Tambahan
Oleh: DR. SUHENTO LIAUW, D.R.E., TH.D.
(Gembala GBIA Graphe)

[1]. Hakim dibungkam oleh terdakwa yang mengemukakan kasusnya dalam bahasa Yunani, dan kemudian menjawab pertanyaan dalam bahasa Ibrani. Sangat jelas bahwa Rev. Coxe adalah seorang yang sangat cerdas, dan juga pasti berhikmat barulah bisa mengerti kebenaran yang alkitabiah. Bukan cuma itu, tentu ia juga pemberani sehingga ia berani MEMBELI kebenaran dengan harga pemenjaraan. Orang-orang zamannya membaca Alkitab PL terjemahan dari bahasa Ibrani ke Inggris, dan Alkitab PB terjemahan dari bahasa Yunani ke Inggris, sedangkan dia membaca langsung bahasa aslinya dan mengerti. Bagaimana theolog zaman itu, hakim, jaksa dan pengacara bisa melawan dia?

[2]. Di Wahyu 21:8 yang baris di depan orang yang menuju Neraka itu adalah PENAKUT. Tentu bukan takut rugi berdagang, apalagi takut berkelahi, tetapi yang dimaksud ialah TAKUT MEMIHAK KEBENARAN. Ketika seseorang dihadapkan pada kebenaran, dan dia tidak berani memihak kebenaran, maka dia adalah penakut, dan inilah orang yang berada di baris pertama menuju Neraka. Sedangkan pemberani yang sangat cerdas dan berpengetahuan seperti Nehemiah Coxe, yang tak gentar dianiaya, dipenjarakan, dan juga mereka yang dibunuh KARENA KEBENARAN, adalah pahlawan iman yang bersinar seperti bintang.

[3]. Sekarang, 21 Jan 2021, dunia sedang dilanda pandemi virus, dan banyak orang yakin bahwa Rapture akan segera terjadi. Tetapi, banyak orang tidak memeriksa komposisi imannya, apakah doktrin yang sedang diimani sudah yang alkitabiah atau tidak? Anehnya, penyembah patung juga yakin akan terangkat, yang percaya Yesus gondrong pun yakin akan terangkat, bahkan pengikut pengkhotbah yang masih percaya mimpi berkata pengajarannya alkitabiah. Sesungguhnya yang alkitabiah itu hanya yang percaya Alkitab, tidak lagi percaya pada mimpi, penglihatan, tradisi dan apapun yang di luar Alkitab. Ingat, alkitabiah itu artinya sesuai dengan Alkitab, yang hanya 66 kitab. Camkanlah!

Dari Buku: This Day In Baptist History I
Judul asli: “Pengkhotbah yang Mengejutkan Pengadilan”
Nas: Kisah Para Rasul 22:1-3

KristenAlkitabiah.com sudah berdiri sejak 2009, dengan dibiayai dari dana pribadi dan iklan.

Ijinkan iklan tampil di browser kamu untuk membantu pembiayaan situs ini.