Kristen Alkitabiah

Artikel Kristen, Berita Kristen dan Belajar Alkitab

Berita KristenPersecution

Rusia Menutup Paksa 3 Gereja Baptis

Pemerintah Rusia terus meningkatkan tekanan terhadap jemaat Baptis dari Council of Churches Baptists (CCB) yang menolak mendaftarkan diri kepada negara. Sejak awal 2024 hingga akhir 2025, sedikitnya sepuluh gereja telah dilarang beroperasi, terutama di wilayah Krasnodar, sementara beberapa lainnya menghadapi penyelidikan dan ancaman serupa di wilayah lain seperti Mari El, Amur, Ulyanovsk, dan Yamalo-Nenets.

Menurut laporan Forum 18 dan sejumlah media independen, larangan tersebut diberlakukan melalui putusan pengadilan atas dasar bahwa jemaat tidak memberikan “pemberitahuan resmi” kepada Kementerian Kehakiman mengenai aktivitas keagamaan mereka. Setelah keputusan pengadilan berkekuatan hukum, aparat penegak hukum dapat menyegel gedung gereja dan menjatuhkan denda kepada pendeta atau jemaat yang masih beribadah.

Akar Permasalahan dan Identitas CCB

Council of Churches Baptists dibentuk pada masa Uni Soviet pada 1960-an sebagai bentuk perlawanan terhadap kontrol negara terhadap kehidupan gereja. Tidak seperti gereja-gereja yang tergabung dalam Baptist Union resmi dan tunduk pada pengawasan negara, CCB menolak segala bentuk registrasi. Setelah runtuhnya Uni Soviet, mereka mulai beribadah secara terbuka di rumah pribadi atau lahan milik jemaat, berpegang pada Konstitusi Rusia dan hukum kebebasan beragama 1997 yang dianggap menjamin hak beribadah tanpa campur tangan negara.

Namun, sejak 2015, undang-undang agama Rusia mewajibkan semua kelompok agama yang tidak terdaftar untuk memberitahukan keberadaan dan aktivitasnya kepada pemerintah, termasuk daftar anggota dan alamat tempat ibadah. Pada 2021, kewajiban ini diperketat menjadi pemberitahuan tahunan. Pelanggaran terhadap aturan ini sering dikaitkan dengan tuduhan “kegiatan misionaris ilegal”, yang dapat dijadikan dasar hukum untuk melarang sebuah komunitas beroperasi.

Gereja Baptis Kurganinsk yang Ditutup
Jemaat melakukan acara kebaktian di Gereja Baptis Kurganinsk yang Ditutup

Pola Penindakan

Di wilayah Krasnodar, pengadilan di Timashyovsk, Armavir, dan Tuapse melarang kegiatan gereja-gereja CCB antara September dan Oktober 2025. Pengadilan menilai bahwa jemaat telah melakukan kegiatan keagamaan tanpa registrasi resmi, dengan menghadirkan bukti dari dinas keamanan FSB tentang adanya kegiatan ibadah yang dihadiri ratusan orang, termasuk warga dari luar daerah dan warga negara asing.

Para pendeta seperti Vladimir Popov (Armavir), Andrey Antonyuk (Timashyovsk), dan Anatoly Mukhin (Tuapse) telah didenda 5.000–10.000 rubel karena dianggap melakukan “misi tanpa izin”. Kasus serupa juga terjadi di Kurganinsk, di mana gereja dengan 600 anggota disegel sejak Mei 2025. Meski demikian, jemaat tetap beribadah di luar ruangan, di depan gedung yang disegel.

Pastor Aleksandr Chmykh, pemimpin gereja Kurganinsk, telah beberapa kali mengajukan banding hingga ke Mahkamah Agung Rusia, namun semuanya ditolak. Ia juga dikenai denda 50.000 rubel karena melanjutkan kegiatan ibadah setelah keputusan pengadilan.

Menurut pengacara Sergey Chugunov dan Anatoly Pchelintsev, praktik pelarangan ini bertentangan dengan hukum Rusia sendiri. Putusan Mahkamah Agung (Desember 2016) menyatakan bahwa kegagalan mengirim pemberitahuan tidak dapat dijadikan dasar untuk melarang aktivitas keagamaan, karena pelanggaran tersebut masih dapat diperbaiki. Namun, dalam praktiknya, pengadilan tetap menjadikan hal ini alasan utama untuk melarang dan menutup gereja.

Tren yang Meningkat dan Reaksi

Penindakan terhadap gereja-gereja CCB menunjukkan tren peningkatan tajam sejak 2024. Pengacara Pchelintsev menyebutnya sebagai “perburuan penyihir terhadap orang beriman”. Pemerintah Rusia, melalui jaksa wilayah, berdalih bahwa langkah ini bertujuan menjaga “ketertiban umum dan keamanan sosial”. Namun, organisasi hak asasi manusia menilai tindakan ini sebagai bentuk pelanggaran kebebasan beragama yang dijamin oleh konstitusi Rusia dan perjanjian internasional yang ditandatangani Moskow.

Selain itu, sejumlah anggota parlemen Rusia pada Juni 2025 mengusulkan rancangan undang-undang yang akan melarang ibadah di rumah tinggal, yang merupakan tempat utama ibadah bagi jemaat CCB. Jika disahkan, aturan tersebut akan memukul hampir seluruh komunitas CCB di Rusia. Pemerintah federal sempat menolak rancangan ini karena bertentangan dengan Pasal 16 Ayat 2 UU Kebebasan Beragama, namun belum jelas apakah rancangan tersebut akan benar-benar dibatalkan.

Konsekuensi bagi Komunitas

Meskipun dilarang dan beberapa bangunan telah disegel, komunitas CCB tetap melanjutkan ibadah secara terbuka, termasuk di luar ruangan atau di properti pribadi. Di Kurganinsk, misalnya, jemaat terus berkumpul di trotoar untuk berdoa dan menyanyi, menolak tunduk pada apa yang mereka anggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap kebebasan hati nurani.

Sejauh ini, Council of Churches Baptists tampaknya menjadi satu-satunya kelompok keagamaan yang menjadi sasaran utama kebijakan ini. Namun, Forum 18 memperingatkan bahwa kelompok Protestan lain dan komunitas Muslim kecil yang beribadah tanpa registrasi juga berisiko menghadapi tindakan serupa di masa depan.


Sumber:

  1. International Christian Concern. “Russia Continues Crackdown on Unregistered Baptist Churches.” 10 November 2025. https://persecution.org/2025/11/10/russia-continues-crackdown-on-unregistered-baptist-churches/
  2. Eurasia Review. Victoria Arnold, “Russia: Bans On Council Of Churches Baptist Congregations ‘Only Growing’ – Analysis.” 8 November 2025. https://www.eurasiareview.com/08112025-russia-bans-on-council-of-churches-baptist-congregations-only-growing-analysis/
  3. CNE News / Reformatorisch Dagblad. Heleen van de Fliert, “Russia is pressing against unregistered Baptists.” 2 September 2025. https://cne.news/article/4839-russia-is-pressing-against-unregistered-baptists
  4. Church in Chains (Ireland). “Russia: Baptist Church Meets in Open Air After Building Closed.” 2025. https://www.churchinchains.ie/news-by-country/russia/russia-baptist-church-meets-in-open-air-after-building-closed/

KristenAlkitabiah.com sudah berdiri sejak 2009, dengan dibiayai dari dana pribadi dan iklan.

Ijinkan iklan tampil di browser kamu untuk membantu pembiayaan situs ini.