Vietnam Negara Terburuk Penganiaya Umat Kristen

Pemerintah Vietnam telah meningkatkan penganiayaan atas orang Kristen, menurut laporan terbaru dari Human Right Watch.

Kelompok ini menuduh Vietnam telah menganiaya orang Kristen dan memaksa mereka untuk melepaskan iman mereka.

“Kebebasan beragama tidak berarti kebebasan yang hanya berlaku bagi agama negara saja,” ujar Phil Robertson, direktur Asia wakil Human Rights Watch.

Human Rights menyerukan kepada Departemen Luar Negeri Amerika untuk menempatkan kembali Vietnam di daftar pelanggar dunia terburuk terhadap hak beragama. Negara ini telah dihapus dari daftar pada tahun 2006.

Semua kelompok agama di Vietnam terdaftar dalam pemerintahan. Sementara komunitas Kristen Vietnam yang dikenal sebagai Montagnards, beribadah di gereja rumah yang tidak terdaftar dan ditentang pemerintah.

Human Rights Watch mengatakan pemerintah Vietnam menindak komunitas ini karena dianggap berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang tidak dapat dikendalikan pemerintah.

Bagi komunitas Kristen Vietnam sendiri, penganiayaan merupakan suatu hal yang normal. Jika mereka  memutuskan untuk mengikut Yesus, maka mereka memang harus mengalami penganiayaan sebagai harga yang harus mereka bayar dalam memikul salib.

Penganiayaan adalah sesuatu yang umat kristen sejati akan hadapi, baik kecil atau besar. Namun, bagi seorang kristen seharusnya bukanlah terfokus pada penganiayaan yang akan menimpa dirinya melainkan pada berbagai kesesatan yang saat ini sudah masuk ke dalam lingkungan gereja tanpa disadarinya. Berbagai hal dianggap rohani namun kenyataan hal tersebut adalah sesat, bahkan kesesatan itupun kini memiliki dasar di dalam Alkitab terjemahan yang sesungguhnya tidak ada di dalam alkitab asli.

Sungguh luar biasa pekerjaan iblis, untuk mengacaukan kebenaran Firman Tuhan ia turut campur tangan mengubah isi Alkitab terjemahan. Mereka yang malas dan hanya memiliki semangat kerohanian tanpa memiliki kerinduan mempelajari kebenaran Firman Tuhan akan tersesat dalam hal yang mereka pandang rohani.

Sumber : jawaban / cbn