Tag Archives: exegesis

Mujizat dari Allah Dan Karunia Melakukan Mujizat dari Setan!

mujizat-kesembuhan

Kelompok Karismatik tidak bisa membeda dan tidak mau melihat perbedaan antara mujizat dan karunia melakukan mujizat. Kesanggupan Allah melakukan mujizat tidak diragukan sepajang zaman, bahkan mujizat terbesar yang terjadi dalam hidup orang percaya ialah dosa dihapuskan dan menjadi ciptaan baru di dalam Kristus. Mujizat adalah suatu peristiwa yang bertentangan dengan hukum alam atau bertentangan dengan apa yang biasanya terjadi. Sedangkan karunia melakukan mujizat adalah pemberian kemampuan kepada seseorang untuk melakukan mujizat. Mujizat pertama kali terjadi yakni Henokh diangkat Allah ke

Allah Perjanjian Lama Kejam dan Tidak Adil ?

Orang-orang yang tidak percaya sudah sejak lama menggunakan fakta bahwa Israel menghancurkan bangsa-bangsa penyembah berhala di Kanaan sebagai bukti bahwa Allah Perjanjian Lama tidaklah adil dan kejam (Ulangan 7:2). Tetapi mereka telah menolak untuk memperhatikan beberapa fakta berikut. Pertama, Allah menanti selama 400 tahun sebelum menghakimi bangsa-bangsa yang jahat ini, yang mengingatkan kita bahwa Dia sangatlah panjang sabar terhadap manusia (Kejadian 15:13-16).

Bolehkah Umat Kristen Membela Diri ?

Sering sekali sebagai seorang umat kristen terdapat pertanyaan, bolehkan umat kristen melakukan pembelaan diri jika nyawa nya terancam, dirugikan secara hukum, dijebak dan lain nya ? Mengasihi Setiap Orang Umat kristen diajarkan untuk mengasihi siapapun termasuk musuhnya (seseorang yang sudah berbuat jahat padanya). Sikap mengasihi musuh ini berarti jika orang yang pernah berbuat jahat kepada kita sakit, kesusahan dan membutuhkan pertolongan sebagai umat kristen tidak boleh berdiam diri dan harus segera membantunya. (Matius 5:44, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu

JEHOVAH, Bukan YAHWEH

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa kitab P.L. orang Kristen itu berasal dari kitab suci orang Yahudi. Pada waktu kejatuhan Yerusalem ke tangan Babilon,kelihatannya kitab-kitab P.L. yang sudah ada pada saat itu diselamatkan oleh nabi Yeremia. Nabi Yeremia yang tahu persis apa yang akan terjadi menyadari bahwa kitab suci lebih berharga dari apa pun. Nebukadnezar yang tahu bahwa Yeremia menubuatkan kejatuhan Yerusalem sangat menghormati Yeremia. Bahkan ia membiarkan Yeremia memilih apakah ia mau tinggal di Yerusalem atau mau ikut ke Babel,

Sepuluh Gadis

Matius 25:1 “Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. 25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. 25:3 Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, 25:4 sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. 25:5 Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. 25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! 25:7 Gadis-gadis