Tag Archives: bidat

Alkitab Queen James, Alkitab Khusus Homoseksual

queen-james-bible

Angkatan yang bodoh ini, yang sedang meluncur dari satu hal yang bodoh dan jahat kepada hal bodoh dan jahat lainnya dalam kegelapan rohani, semakin lama semakin jauh dari kebenaran, kini telah menghasilkan apa sebuah Alkitab “gay.” Buku ini disebut Alkitab Queen James, dan dijual seharga $34.95 di Amazon. Diklaim bahwa hanya delapan ayat dalam Alkitab King James yang menentang homoseksualitas, tetapi ini tidak menjadi masalah karena delapan-delapannya sudah “ditafsir ulang” dalam Alkitab ini. Para aktivis homoseksual, jika mereka ada menyinggung

Orang Percaya Dapat Menjadi Allah ?

Sebagai seorang Kristen baru pada tahun 1973, ketika saya sedang mencari sebuah gereja, saya menemukan Herbert W. Armstrong di radio dan memesan beberapa pamfletnya. Saya waktu itu mempelajari Alkitab dengan sepenuh hati dan berdoa dengan tulus kepada Allah agar memimpin saya ke dalam kebenaran dan tidak membiarkan saya tersandung ke dalam kesalahan. Saya mempercayai janji-janji seperti yang yang terdapat dalam Yohanes 7:17 dan 8:31-32, dan tidak lama sesudah itu saya menjadi mengerti bahwa Armstrong adalah seorang penyesat ulung. Salah satu

Organisasi Billy Graham Hapus Pernyataan, Mormon Adalah Bidat

Billy Graham Evangelistic Association (BGEA) menghilangkan sebuah referensi tentang Mormonisme sebagai suatu bidat dari website mereka setelah Billy dan Franklin Graham bertemu dengan calon presiden Mormon, Mitt Romney, minggu lalu. Sebelumnya, website mereka itu mendaftarkan kelompok-kelompok berikut sebagai contoh bidat-bidat: Saksi Yehovah, Mormon, Gereja Unifikasi, Unitarian, Spiritist, dan Scientology. Asosiasi Graham mengatakan bahwa mereka menghilangkan Mormon dari daftar ini demi mencegah kontroversi, sesuatu yang telah mereka lakukan dengan sangat ahli selama 70 tahun. Ken Barun, pemimpin dari BGEA, mengatakan, “Kami

Gereja Anglikan Izinkan Gay Jadi Uskup

Dikutip dari Okezone Senin, 20 Juni 2011 dalam berita yang berjudul “Gereja Anglikan Izinkan Gay Jadi Uskup”. Gereja Anglikan segera mengizinkan para para pendeta homo menjadi uskup. Gereja mencetuskan aturan baru ini dengan basis Undang-Undang Kesetaraan Inggris. Sebuah kertas kerja yang bertajuk “Memilih Uskup-Undang Kesetaraan 2010″ menampilkan pedoman bagi kandidat yang akan dipromosikan. Selain itu juga menyatakan bahwa orientasiseksual tidak bisa dijadikan faktor penentu terhadap keputusan akhir.”Orientasi seksual seseorang merupakan hal yang tidak relevan bila dikaitkan dengan seorang yang akan