Tag Archives: Aborsi

Kesaksian Dari Tempat Aborsi

dr-kermit-gosnell

Saksi terakhir melawan seorang pelaksana aborsi yang terkenal di Philadelphia, yang sedang menghadapi tuduhan pembunuhan berulang, telah memberikan kesaksiannya di pengadilan hari ini. Dia memberitahu juri bahwa dia melihat sedikitnya 10 bayi yang bernafas sebelum dibunuh, dan bisa jadi sebanyak 25 bayi. Kareema Cross adalah saksi itu, dan dia menyatakan dirinya begitu terguncang oleh apa yang ia lihat di lembaga Women’s Medical Society milik Kermit Gosnell, sehingga dia mengambil foto-foto dan menghubungi otoritas untuk menyatakan kekhawatiran dirinya. Kesaksiannya selaras dengan

Planned Parenthood Bangga Membunuh Bayi-Bayi

planned-parenthood

Berikut ini disadur dari “Planned Parent’s New Annual Report,” CNSNews, 7 Januari 2013: “Laporan tahunan terakhir dari Planned Parenthood Federation of America untuk tahun 2011-2012 mengatakan bahwa klinik-klinik yang berafiliasi dengan organisasi tersebut melakukan 333.964 aborsi pada tahun fiskal 2011. Jika dihitung-hitung, itu berarti rata-rata satu aborsi setiap 94 detik. Angka 333.964 aborsi yang dilakukan Planned Parenthood pada tahun 2011 merupakan peningkatan sebanyak 4.519 dari angka 329.445 aborsi yang mereka lakukan pada tahun 2010, menurut lembaran fakta yang dipublikasikan oleh

Pengadilan Eropa Dukung Aborsi Eugenik

Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa telah membuat keputusan yang bertentangan dengan hukum Italia yang melarang skrining eugenik terhadap embrio yang terbuahi oleh proses fertilisasi in-vitro. Pengadilan ini menuntut agar hukum Italia tersebut dicabut dan memberikan 15.000 euro kepada pasangan yang mengaborsi anak mereka setelah anak itu didiagnosa memiliki cystic fibrosis (“European Court Ruling,” LifesiteNews, 31 Agus. 2012). Betapa kemunafikan yang jahat! Bagaimana dengan “hak asasi manusia” dari anak yang belum dilahirkan itu! Pengadilan ini menciptakan suatu hak baru, yaitu “hak

Pemerintah Cina Menuntut Ibu Mengaborsi Anaknya

Setelah suatu pasangan suami istri di Propinsi Hunan menolak untuk “mengaborsi secara sukarela” anak mereka yang belum lahir (5 bulan), tanggal 6 Juni, pejabat Komunis Cina menuntut pasangan tersebut membayar denda setara dengan $24.000, atau melakukan aborsi yang dipaksakan oleh pemerintah. Cao Ruyi ada di rumahnya ketika lebih dari selusin pejabat perencanaan keluarga Cina masuk minggu lalu, dan memaksa dia pergi ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Changsa County, menurut berita 7 Juni dari All Girls Allowed. Suami Cao, Li

Remaja Inggris Tujuh Kali Aborsi

Berikut ini disadur dari LifeNews.com, 25 Mei 2012: Angka-angka baru dari pemerintah Inggris memperlihatkan bahwa ratusan remaja di Inggris telah melakukan aborsi berulang sambil dibiayai uang pajak rakyat, dan banyak yang bahkan sebelum berumur 20 tahun. The Daily Paragraph mendapatkan angka-angka resmi NHS melalui permintaan Freedom of Information Act dan mendapatkan bahwa dua remaja putri telah melakukan aborsi mereka yang ke-tujuh pada tahun 2010, tahun terakhir yang sudah tersedia statistiknya. Ada empat lagi remaja putri yang telah melakukan enam kali