Polisi Arab Saudi Tangkap 53 Orang Kristen

Saudi Arabia telah menangkap 53 orang Kristen Etiopia – 46 wanita dan 6 lelaki – karena mereka mengadakan pertemuan doa di sebuah rumah pribadi. Pejabat polisi telah menyegel rumah itu dan menciduk orang-orang percaya itu, sambil menuduh tiga pemimpin rohaninya mencoba menobatkan orang-orang Muslim kepada kekristenan. Insiden ini terjadi di Dammam, ibukota Propinsi Timur di Kerajaan itu, dan bertanggal 8 Februari, tetapi barulah dilaporkan akhir-akhir ini oleh sumber-sumber yang berkaitan dengan World Evangelical Alliances’ Religious Liberty Commission.

Saudi Arabia tidak mengakui, atau melindungi, ekspresi religius selain Islam. Para polisi agama (muttawa) mengontrol ketat negara itu untuk menghilangkan semua Alkitab, Salib, dan pertemuan-pertemuan Kristen. Meskipun keluarga raja mengizinkan praktek agama selain Islam, jika dilakuan secara pribadi, agen-agen muttawa tidak mau tahu perbedaannya.

Baca juga kisah penganiayaan kristen lainnya dalam judul “Penganiayaan Umat Kristen Di Cina Meningkat“.

Sumber : Saudi Arabia, AsiaNews.it, 20 Feb. 2013 / Weasel Zippers / Way of Life