Pemerintah Cina Menuntut Ibu Mengaborsi Anaknya

Setelah suatu pasangan suami istri di Propinsi Hunan menolak untuk “mengaborsi secara sukarela” anak mereka yang belum lahir (5 bulan), tanggal 6 Juni, pejabat Komunis Cina menuntut pasangan tersebut membayar denda setara dengan $24.000, atau melakukan aborsi yang dipaksakan oleh pemerintah.

Cao Ruyi ada di rumahnya ketika lebih dari selusin pejabat perencanaan keluarga Cina masuk minggu lalu, dan memaksa dia pergi ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Changsa County, menurut berita 7 Juni dari All Girls Allowed. Suami Cao, Li Fu, yang bekerja pada waktu Cao dipaksa ke rumah sakit, dipukuli oleh para pejabat perencanaan dan diberitahu bahwa jika dia dan istrinya tidak setuju aborsi “sukarela,” “Cao akan dipaksa untuk mengaborsi bayi tersebut,” kata Lewis. Pasangan itu dituduh melanggar kebijaksanaan satu-anak Komunis Cina, karena Cao sudah memiliki seorang putri berusia enam tahun.

Sumber: CNN News / Way of Life / Graphe Ministry