Pembakar Gereja Temanggung Dituntut 7 Bulan

Pelaku penghasut massa agar melakukan perusakan dan pembakaran gereja di Temanggung, Supriyanto (38) telah menjalani persidangan pada Kamis 26 Mei 2011.

Menurut jaksa penuntut umum (JPU), terungkap fakta bahwa terdakwa mendapatkan pesan singkat di ponselnya dari Shihabuddin yang menjadi tersangka utama dan desainer kerusuhan Temanggung.

Supriyanto didakwa melanggar Pasal 56 jo 160 KUHP tentang penghasutan. Berdasarkan fakta tersebut, jaksa melakukan tuntutan pidana kurungan 7 bulan penjara, ditambah membayar biaya perkara sebesar Rp2500 terhadap supriyanto.

Selain Supriyanto, Lutfi Hakim Aziz terdakwa perusakan dituntut hukuman paling berat yakni 10 bulan penjara. Lima terdakwa lain yakni Muhaya, Musleh, Pariyo, Sofyanto, dan Nur Chotib dituntut 8 bulan penjara. Demikian pula dengan Ichwan dan Samsudin yang mengakui ikut melempar batu ke arah kantor PN Temanggung. Mereka terancam pidana 8 bulan bui.

Kerusuhan di Temanggung terjadi saat sidang penistaan agama dengan terdakwa Antonius Bawengan pada tanggal 8 Februari 2011 lalu. Disinyalir Antonius Bawengan berasalah dari kalangan Saksi Jehovah.

Puji Tuhan, akhirnya negara melakukan tugas dan fungsinya sebagai tangan Tuhan yang bekerja menjalankan ketertiban di dunia.

Sumber : Berbagai sumber