Kartu Pembayaran Berbagai Transaksi Diluncurkan Pada 2013

Kita yang gemar mempelajari Firman Tuhan, khususnya kajian eskatologi yang berkaitan dengan artikel ini tahu bahwa dunia sedang menuju penggunaan satu mata uang. Berbagai peristiwa perekonomian dunia memberikan sebuah paralelisme dimana suatu waktu nanti akan hadir sebuah alat pembayaran internasional. Bagai anda yang sering menyimak berita mungkin anda mengetahui bahwa dalam berbagai rapat menteri keuangan dunia, diwacanakan bahwa perlunya mata uang internasional.

Kini Bank Indonesia sedang menyiapkan perangkat yang memungkinkan alat pembayaran dengan satu kartu melalui layanan e-Money (uang elektronik). Dengan satu kartu itu, memungkinkan pengguna untuk membayar transaksi apa pun.

Deputi Gubernur BI Ardhayadi Mitroadmodjo mengatakan, penyatuan sistem alat pembayaran menggunakan kartu ini akan dilakukan mulai 2012 dengan membuat aturan standar dan uji coba. Mulai dari pertengahan 2013 akan dilakukan interkoneksi secara menyeluruh, terutama dari kartunya.

“Dengan demikian, dengan satu kartu bisa digunakan untuk membayar transaksi apa pun,” kata Ardhayadi selepas press conference di gedung BI, Jakarta, Senin (14/11/2011).

Selama ini, untuk membayar tiket tol menggunakan layanan dari Bank Mandiri, untuk membayar tiket transjakarta menggunakan layanan dari Bank DKI, sedangkan retail payment, khususnya SPBU, menggunakan layanan dari BCA. Istilahnya belum ada koordinasi yang efektif dari penerbit.

Dengan layanan interkoneksi tersebut, diharapkan pengguna dapat lebih efisien dalam membayar transaksi baik secara jumlah nominal maupun waktu untuk membayar. Selain itu, juga akan mempermudah pengguna untuk tidak selalu membawa uang tunai di dalam dompet.

Direktorat Jenderal Sumber Daya  dan Perangkat Pos Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Muhammad Budi Setyawan, menambahkan, pihaknya hanya menyusun standardisasi teknis di tingkat perangkat, mulai dari urusan chip, frekuensi, hingga mesin pembacanya (reader).

“Kami sudah selesai semua. Hanya urusan penyatuan interkoneksi saja. Itu lebih ke urusan Bank Indonesia,” jelas Budi.

Ke depan, pihak Kemkominfo akan mengintegrasikan sistem pembayaran tersebut dengan kartu seluler. “Tetapi bisa integrasi satu kartu saja sudah bagus, itu sudah satu kemajuan,” ujarnya.

Melihat juga hubungan dengan gejolak di Timur Tengah, seharusnya kita menjadi semakin tekun untuk membawa orang mengenal kepada Allah dengan lebih giat lagi untuk menyongsong waktu kedatangan Tuhan yang semakin dekat.

Sumber: Kompas.com