Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Rayakan Natal di Depan Istana

Permasalahan pembangunan GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia hingga saat ini belum kunjung tuntas. Umat kristen masih di bawah penindasan oleh kalangan yang berusaha menyingkirkan satu per satu gereja di Indonesia. Mungkin inilah upaya awal sebelum penindasan lainnya agar umat kristen tidak dapat melakukan kegiatan berjemaat.

GKI Yasmin dan HKBP Filedelfia yang hingga saat ini belum dapat memiliki ijin gereja karena ijin nya dicabut harus merayakan natal di depan Istana Presiden. Apakah presiden akan peduli akan permasalahan ini ? Seperti nya pemerintah ini tidak akan pernah peduli. Terlihat dari masalah gereja GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia yang sudah bertahun-tahun tidak kunjung usai.

Pada tanggal 25 Desember 2013 kedua jemaat gereja ini melakukan acara perayaan natal di depan Istana karena tidak memiliki tempat untuk melakukan kegiatan berjemaat. Acara ini dihadiri juga oleh kedua putri Presiden RI ke-4 (alm) Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wahid dan Anita Wahid. Keduanya mengaku datang untuk memberikan dukungan moral.

Juru bicara GKI Yasmin menyatakan bahwa pihak GKI Yasmin sudah meminta kepada Presiden secara rutin setiap dua minggu sekali untuk memberikan ijin dan membuka gereja yang saat ini disegel namun tidak ada jawaban sedikit pun.

Sumber : Kompas