Hollywood dan Orang-Orang Kristen yang Percaya Alkitab

Pengaruh Hollywood atas orang-orang Kristen yang mengaku percaya Alkitab, saat ini berada pada kekuatan yang tertinggi dibandingkan waktu-waktu lain dalam sejarah. Pengaruh ini menimbulkan kerusakan yang luar biasa dalam gereja-gereja kita.

Ia membuat orang-orang kita sekedar penonton, bukan orang-orang yang ikut ambil bagian. Ia menjadikan mereka orang-orang yang duduk-duduk nonton, bukan beraktivitas. Ia memenuhi pikiran mereka dengan gambar-gambar yang sensual. Ia mengajari mereka bahwa kecantikan dan image adalah lebih penting daripada karakter. Ia membuat mereka kecanduan pada perspektif hidup yang narsistik. Ia mengumandangkan kepada hati dan pikiran mereka nilai-nilai moral yang rusak yang menjadi milik orang-orang terburuk di dunia. Ia mengajari mereka kata-kata kotor (kata-kata dari got). Ia membuat dosa sebagai sesuatu lelucon atau sesuatu yang ringan, apakah itu perzinahan, persihiran, kondisi high karena obat, alkohol, dan aktivitas okultik. Ia membuat telinga mereka tuli melalui mega-desibel musik-musik sampah. Ia mengindoktrinasi mereka dengan filosofi bidat New Age. Ia menyusup masuk ke dalam rumah-rumah anggota-anggota jemaat melalui televisi, DVD, iPod, dan komputer. Ia membuat orang-orang kita menjadi eksistensialis (orang-orang yang berfokus kepada pengalaman), bukan realis yang berfokus kepada kebenaran. Dan ia mempromosikan kekerasan.

Pada kenyataannya, menggabungkan semua kritikan ini, cara paling populer Hollywood meraup uang orang-orang Kristen adalah melalui film-film penuh kekerasan yang mewadahi semua kejahatannya dan mengentaskan semuanya menjadi Yin/Yang,  jahat/baik, orang-orang hukum yang tidak taat hukum dan tidak bertanggung jawab kepada siapa pun.

Banyak lagi yang perlu dikatakan, banyak sekali. Kita yang mengenal Kristus harus ingat bahwa Kitab Suci mengajarkan hal ini berulang-ulang kali: Adalah Antikristus yang membuat hukumnya sendiri, menolak hukum Allah, dan mengharuskan semua orang ikut dia dengan kekerasan yang tiada taranya. Jika mata kita tidak dibutakan oleh Hollywood, kita dapat melihat bahwa orang-orang favoritnya, para aktor, penulis film, produser, dan direktur, semua adalah pendahulu dari Manusia Durhaka yang akan datang.

Rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja. Apakah kita sedang membiayainya melalui kecanduan kita pada Hollywood?

Sumber: Way of Life / Graphe Ministry / STT GITS

Ditulis oleh: Buddy Smith