Enam Kriteria Gereja yang Alkitabiah

the real churchOrang sering bertanya, “gereja seperti apa yang sebaiknya saya kunjungi”? Apa tanda-tanda sebuah gereja itu benar dan alkitabiah? Berikut ini adalah kriteria-kriteria dari sebuah jemaat/gereja yang alkitabiah:

1. Gereja yang berdasarkan pada kebenaran Alkitab.

Semua khotbah yang diberitakan melalui mimbar gereja harus murni berasal dari Alkitab, bukan dari buku-buku sekuler, buku motivasi, ajaran psikologi, teologi sukses atau dongeng dan tahayul manusia. Bukan pula hikmat manusia atau pengalaman subjektif manusia.

Gereja yang berdasarkan pada kebenaran Alkitab adalah gereja yang tegas mengajarkan dan mengkhotbahkan supremasi Allah, pertobatan, kelahiran baru, pertumbuhan rohani, penginjilan, etika Kristen dan kedewasaan rohani.

Gereja yang benar harus menjunjung tinggi Alkitab sebagai satu-satunya firman Allah, dasar hidup berjemaat, pedoman hidup sehari-hari, dan berkomitmen penuh untuk mengajarkannya kepada semua anggota jemaat.

2. Gereja yang meninggikan Tuhan Yesus Kristus.

Yesus Kristus adalah Tuhan, pencipta, dan Allah yang berdaulat atas semesta alam. Yesus Kristus adalah kepala gereja. Dialah yang mendirikan gereja. Itu sebabnya gereja mutlak harus meninggikan Kristus dalam semua segi kehidupan berjemaat. Pengajaran mengenai Yesus Kristus harus menjadi sentral dari semua pengajaran yang ada.

Pastikan ketika Anda memilih suatu gereja, gereja itu membawa Anda semakin mengenal Yesus, semakin mengasihi Yesus, dan hidup Anda semakin serupa dengan Yesus.

3. Gereja yang melakukan tugas penginjilan (Matius 28:19).

Penginjilan adalah tujuan utama berdirinya gereja. Gereja ada untuk itu. Gereja yang tidak aktif melakukan penginjilan adalah gereja yang mati dan gagal total. Gereja yang alkitabiah harus gencar memberitakan kabar keselamatan kepada orang-orang berdosa dan menyediakan segalanya agar orang-orang berdosa diselamatkan. Gereja harus melatih anggota-anggotanya agar mahir dan berani bersaksi. Semua program gereja harus berorientasi pada penginjilan.

Di mana gereja berada maka di situ injil harus diberitakan. Gereja yang tidak memberitakan injil sama dengan gereja yang mati suri, memiliki raga tanpa jiwa.

4. Gereja yang mengadakan kelas-kelas pendalaman Alkitab.

Salah satu tanda sebuah gereja yang sehat adalah adanya kelas-kelas Pendalaman Alkitab. Tanpa mengecilkan kegiatan-kegiatan rohani lainnya, Pendalaman Alkitab adalah kegiatan terpenting bagi orang Kristen.

Sunggu ironi, banyak gereja justru mengabaikan dan mengesampingkan program Pendalaman Alkitab dan menempatkan program paduan suara, musik, dan aksi-aksi sosial sebagai program-program utama. Jika pun ada program Pendalaman Alkitab, kegiatan tersebut hanya merupakan diskusi yang dangkal dan tidak berkualitas.

Dalam Study Bible, kebenaran Alkitab ditelaah atau digali secara mendalam, sistematis dan komprehensif yang dipimpin oleh seorang pemimpin yang cakap mengajar dan berintegritas. Ada proses belajar dan mengajar secara intensif di dalamnya, sehingga anggota-anggota jemaat bertumbuh kuat dan mampu menjelaskan isi Alkitab kepada orang lain.

5. Gereja yang Inklusif, bukan Eksklusif.

Tuhan mendirikan gereja di dunia ini untuk menjangkau semua golongan, ras, suku, bangsa, tanpa memandang muka. Artinya, gereja harus terbuka dalam pengertian mau menjangkau siapa saja yang mau bertobat. Membeda-bedakan orang adalah dosa memandang muka yang sangat merugikan kekristenan (Yak.2:1-4).

6. Gereja yang mendisiplinkan jemaatnya. (Mat.18:15-17; 1Tim.1:19-20; 2Kor.13:2).

Penulis terkenal dan seorang gembala jemaat di Covenant Life Church, PsJohsua Harris dengan tegas mengatakan: “Berjemaatlah di gereja yang berani dan tidak akan sungkan mengeluarkan Anda ketika Anda melakukan pelanggaran serius” (Stop datting the church).

Salah satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh banyak gereja dewasa ini adalah membuang “disiplin gereja” dari kebijakan utama gereja. Gereja tidak lagi berani menegur keras dan mengeluarkan anggota-anggotanya yang sengaja melakukan pelanggaran. Karena takut ditinggal anggota-anggota jemaat, gereja bersikap masa bodoh dan membiarkan pelanggaran-pelanggaran memenuhi gereja. Akibatnya, gereja mulai akrab dengan dosa (merokok, dendam, penipuan, kebencian, kemabukan, perselisihan, perzinahan, perceraian).

John MacArthur berkata, “Faktor terbesar, terpenting, terutama untuk sebuah gereja yang sehat adalah disiplin gereja”(www.gty.org). Disiplin gereja adalah cara Tuhan menjalankan kuasa/otoritas rohani-Nya melalui gereja, dengan tujuan: (1) memurnikan kembali seorang percaya yang sudah jatuh ke dalam dosa (2) memelihara kemurnian keanggotaan jemaat.

Dalam buku Follow Me, Dr. David Platt berkata, “Disiplin gereja bukanlah perkara pelengkap bagi umat Kristen; itu adalah perkara pokok bagi umat Kristen. Disiplin gereja bukanlah bersifat oposional; itu adalah esensial. Disiplin gereja adalah salah satu ekspresi paling jelas dari kasih Tuhan di bumi.”

Dr. David Cloud memberikan tujuh akibat jika gereja mengabaikan disiplin gereja: (1) pembrontakan terhadap otoritas Allah, (2) memimpin jemaat ke dalam kesombongan, (3) menyuburkan immoralitas, (4)membuat keanggotaan gereja tidak berarti, (5) membuat gereja tidak lebih dari perkumpulan sosial, (6) menyebabkan kehilangan kerohanian, (7) pada akhirnya mengabaikan injil (www.wayoflife.org).

By Ps. Alki F. Tombuku

Sumber:

Alkitab (LAI)

John Stott, Gereja yang hidup (bpk gunung mulia)

Johsua Harris, Stop dating the church (gloria)

Dr. John MacArthur, The Disciplined church (www.gty.org)

Dr. David Cloud, The Disciplined church (www.wayoflife.org)

David Platt, Follow Me (Literatur Perkantas)

Dr. Darrell W. Robinson, Total church life (LLB)

Rick Warren, The porpuse driven church (GM)

Dr. Suhento Liauw, Doktrin gereja alkitabiah (graphe)

 

12 comments

  • Hani

    Setuju sekali. Terutama pada tugas penginjilan. Gereja yang sehat adalah Gereja yang bertambah anggotanya, bukan berkurang. Artinya bahwa pelayanan Gereja, bukan hanya berorientasi pada kualitas, tetapi bukankah juga kuantitas. Gereja mula-mula begitu pesat perkembangannya sebagai tanda bahwa pengaruh mereka begitu menarik ditandai dengan pertambahan anggota setiap harinya. Gereja yang anggotanya semakin berkurang adalah tanda bahwa gereja ini sedang sakit……

  • terimakasih saudari Hani atas komentarnya…
    pernyataan saudari bahwa tidak hanya berorientasi pada kualitas tapi kuantitas, agaknya tidak sesuai dengan prinsip Alkitab.
    sebab, apa gunanya banyak anggota jemaat tetapi di dalamnya banyak pribadi-pribadi yang belum lahir baru. kalau demikian adanya, Gereja akan kehilangan Fungsinya sebagai Tiang Penopang dan Dasar Kebenaran (1 Tim 3:15)

  • Hanny

    butuh rekomendasi gereja yang memenuhi enam kriteria ini dong based on jabodetabek 🙂 makasih

    • Eliyusu Zai

      Salam kasih Sdri Hanny
      beberapa gereja yang memenuhi kriteria ini menurut saya yaitu
      di jakarta utara ada gereja Graphe alamatnya jalan danau agung II no 5-7 Sunter Podomoro depan RS Hermina samping khanti dan alfamart
      di Bekasi ada gereja Kebenaran sdri bisa hub Gembala kurnia 0852-15681395
      di jakarta barat ada gereja Petra bisa hub gembala Hansen 0812-1393-8445
      di Serpong ada gereja grammata bisa hub Gembala Arifan 0817-604-8536
      atau mau tahu lebih lanjut bisa hubungi saya Ev. Eliyusu di 0852-8767-1713
      Salam kasih

  • boston

    Gereja sesuai alkitabiah adalah gereja ADVENT nda percaya selidiki aja… buktikan berdua.. anda dan Tuhan kita. Tks

    • Eliyusu Zai

      Salam Kasih Sdra Boston
      mohon maaf sebelumnya, jika komentar saya ini tidak sesuai dengan harapan anda. Anda berkata bahwa gereja yang Alkitabiah adalah Advent? pertanyaan anda ini dari sudut pandang Firman Tuhan maka ada beberapa pernyataan dan pertanyaan yang harus anda uraikan untuk menjelaskannya bagi pembaca blog ini.
      1. jika Advent Alkitabiah, mengapa Ia melanggar Firman Tuhan mengenai makanan dengan mengatakan bahwa ada makanan haram? sedangakn Markus 7:19 dengan tegas Firman Tuhan menyatakan bahwa semua makanan halal.
      2. Jika Advent Alkitabiah? mengapa Advent tidak bisa membedakan antara ibadah simbolik dan ibadah hakekat?
      3. Jika Advent Alkitabiah? Mengapa Advent mempercayai pewahyuan palsu dari ellen g. white yang jelas-jelas bukan dari Tuhan?

      jawablah pernyataan dan pernyataan di atas untuk membuktikan bahwa anda benar. Tuhan Yesus Memberkati

    • Eduard

      Saya setuju bhw hny gereja advent yg cocok dgn pembahasan ini
      Kl anda membaca markus 7 harus dr awal sampe akhir jgn setengah maka anda akan mendapat jawaban yg benar….selamat membaca…Gbu

      • Eduard

        Tolong anda kasitau salah satu kebohongan dr pekabaran eklen g white..makasi, Gbu

        • Eliyusu Zai

          tahukah anda bahwa ada beberapa kali Ellen G. white menubuatkan kedatangan Tuhan, ada bisa search kok di internet.
          ini beberapa yang saya copas.. cari sendiri source nya yaahhh

          NUBUATAN ELLEN G. WHITE BERTENTANGAN DENGAN FAKTA
          White mengklaim mengenai kejadian-kejadian yang akan terjadi di masa yang akan datang yang disingkapkan kepadanya: “Roh Allah membuka pikiran saya akan kebenaran dari firmanNya, serta beberapa adegan (kejadian) yang ada di masa lalu dan masa depan, . . .”. The Great Controversy,p. xi. Dia membuat beberapa prediksi selama masa pelayanannya di Gereja Advent-Hari Ketujuh. Dan kita harus berani untuk mengujinya dengan terang kebenaran.

          1. Masa depan Yerusalem
          White menubuatkan bahwa “Yerusalem kuno tidak akan pernah dibangun lagi”. Dalam Early Writings, p. 75, dia berkata, “… saya juga melihat bahwa Kota Tua Yerusalem (Old Jerusalem) tidak akan pernah dibangun kembali…”. Yang perlu diingat, ketika White berkata Yerusalem sama sekali bukan Yerusalem dalam arti rohani melainkan Yerusalem dalam arti fisik.
          Kebenaran: Sejak kelahiran kembali Negara Israel tahun 1948, kita dapat melihat dengan pasti akan pembangunan Yerusalem. Orang Advent sering berkata bahwa apa yang dimaksud White dengan Yerusalem adalah Yerusalem dalam arti rakyat dan paham, tapi kalau kita melihat konteks, yang dimaksud adalah Yerusalem secara fisik.

          2. White masih hidup ketika Yesus datang kembali
          Dia memprediksi (atau dia menyebutnya dengan bernubuat) bahwa dia masih hidup ketika Yesus datang. “Kemudian kubur-kubur terbuka dan orang mati akan keluar mengenakan pakaian keabadian. ke-144.000 orang itu kemudian akan bersorak “Haleluya!” … pada saat yang sama kita akan berubah dan terangkat bersama-sama dengan mereka …” Early Writings, pp. 15-16.
          Perlu kita pahami disini adalah bahwa, White membagi orang dalam dua kelompok ketika Yesus datang. Kelompok pertama adalah kelompok orang yang sudah mati sebelum kedatangan Yesus dan yang kedua adalah kelompok yang masih hidup. Dan White memasukkan dirinya sebagai orang yang masih tetap hidup (perhatikan kata kita akan berubah) ketika Yesus datang.
          Kebenaran: Ellen G. White meninggal di rumahnya dekat St. Helena, California tanggal 16 Juli 1915. Delapan hari kemudian ia dikuburkan berdampingan dengan suaminya James White di Pekuburan Oak Hill, Battle Creek, Michigan. Dan sampai dengan tahun 2010, dan Yesus belum datang juga untuk kedua kalinya.

          3. Inggris akan menyerang Amerika Serikat
          Tahun 1862, White menubuatkan, “ketika Inggris mendeklarasikan perang (melawan pasukan Utara dalam masa perang saudara), seluruh bangsa akan kepentingannya masing-masing …” Selanjutnya White kembali mengatakan “Bangsa ini (Amerika Serikat) akan menjadi seperti debu [humbled in to the dust]” Testimonies for the Church, Vol. 1, p. 259.
          Kebenaran: Sejarah perang Amerika jelas sekali menunjukkan bahwa Inggris sama sekali tidak pernah mendeklarasikan perang terhadap Amerika selama masa perang saudara, dan sampai saat ini Amerika Serikat masih eksis dan sama sekali tidak menghamba kepada Inggris ataupun Britania Raya.

          4. Perang Saudara di AS merupakan tanda kedatangan Yesus kedua kali
          “Saya melihat sebuah marabahaya yang besar yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Aku mendengar erangan dan teriakan serta melihat perusahaan-perusahaan besar terlibat pertempuran secara aktif. Aku mendengar dengungan meriam, bentrokan senjata serta pertempuran dengan tangan kosong serta erangan dan doa dari mereka yang sekarat…. Tanda-tanda kedatangan Kristus terlalu nyata untuk diragukan” Testimonies for the Church, Vol. 1,p. 260
          Kebenaran: Sama seperti di atas, ternyata Amerika Serikat justru mengalami pertumbuhan setelah Perang Saudara.

          5. Tahun 1850, White menyatakan Yesus akan datang
          Beberapa orang percaya bahwa kedatangan Tuhan masih jauh, … Saya melihat waktu Yesus untuk menempati tempat Maha Kudus hampir selesai Early Writings, p. 58.
          Dalam pengelihatannya tanggal 27 Juni 1850, seorang Malaikat berkata bahwa “Waktunya sudah sangat dekat”… Malaikat itu berkata “Bersiap, bersiap, bersiap…” Early Writings, p. 64.
          White kemudian melanjutkan lagi pesan yang didapat bahwa waktu Tuhan tinggal dalam hitungan bulan: “Tapi sekarang waktunya sudah hampir tiba, apa yang kita sudah pelajari selama bertahun-tahun, mereka (merujuk kepada orang yang terlambat mengenal kebenaran versi Advent) harus mempelajarinya dalam waktu beberapa bulan”. Early Writings, p. 67.

          6. Orang Advent yang hidup di tahun 1856 akan tetap hidup dan menyaksikan kedatangan Yesus
          Bulan Mei 1856, White mendapatkan sekali lagi sebuah nubuatan yang unik ketika melakukan pertemuan di Battel Creek, Michigan.Dia menyatakan bahwa sebagian dari mereka akan mati dan menjadi “makanan cacing”dan sebagian lagi akan tetap hidup dan menjadi “subjects of the seven last plagues,” sementara yang lain akan “tinggal di bumi” Testimonies forthe Church, Vol. 1, pp. 131-132

          7. Dia melihat Henokh di Planet Yupiter atau Saturnus.
          Tuhan memberikan sebuah penglihatan mengenai dunia lain, Dia memberikan saya sayap dan seorang malaikat membawa saya ke sebuah tempat yang sangat bercahaya dan penuh kemuliaan… Kemudian saya dibawa lagi ke sebuah dunia yang memiliki tujuh bulan. Disana saya melihat Henokh…”. Early Writings, pp. 39-40.
          James White (suami Ellen G. White) memverifikasi penglihatannya. Dia menulis “Di Konfrensi kita di Topsham, Maine bulan November yang lalu, Ellen mendapatkan penglihatan mengenai karya tangan Tuhan. Dia dibawa ke palnet Yupiter, Saturnus dan sebuah planet lagi.” A Word to the “Little Flock,” p. 22.
          Kebenaran: Gambar satelit menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kehidupan di Yupiter ataupun Saturnus.

          PERINGATAN ALKITAB
          Ulangan 18:20 Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.

      • Eliyusu Zai

        Salam Kasih Kristus Sdra Eduard
        Firman Tuhan bukan hanya Markus pasal 7 doank, melainkan dari kejadian-Maleakhi (PL) dan Matius-Wahyu (PB).jika anda berdasarkan hanya Markus 7 dan mengatakan bahwa Advent gereja yang benar maka banyak sekali bagian-bagian Firman Tuhan yang lain yang dilanggar oleh Advent. bahkan di Matius 7 sendiri, Advent melanggar banyak ayat di sini, misalnya advent masih mengajarkan makanan Haram/halal sedangkan dalam ayat ini Tuhan Yesus sendiri sedang mengklarifikasikan bahwa bukan makanan yang mengharamkan melainkan sifat hati manusia yang jahat. dan masih banyak lagi, semoga ini poin ini mencerahkan pikiran anda. Tuhan Memberkati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Please arrange the below number in decreasing order